Perkenalkan, Jessica Watkins Astronot Wanita Kulit Hitam Pertama NASA

Vanessa Nathania, Okezone · Jum'at 19 November 2021 10:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 19 65 2504177 perkenalkan-jessica-watkins-astronot-wanita-kulit-hitam-pertama-nasa-nWJDedHSVF.jpg Jessica Watkins, astronot kulit hitam pertama (Foto: Twitter @WomenNASA)

NEW YORK - Astronot NASA akan berangkat dalam misi bersejarahnya ke stasiun luar angkasa pada April 2022 mendatang. 

Astronot NASA, Jessica Watkins akan membuat sejarah sebagai wanita kulit hitam pertama yang melakukan misi ke Stasiun Luar Angkasa Internasional sebagai bagian dari kru.

Pada Selasa (16/11), NASA mengumumkan bahwa Watkins akan bertugas sebagai anggota kru pada misi SpaceX Crew-4 yang akan datang, yang akan diluncurkan pada April 2022 dan enam bulan terakhir.

Dilaporkan The New York Times, dalam 21 tahun sejak stasiun luar angkasa pertama kali mengorbit Bumi, hanya tujuh dari 249 orang yang pernah berada di sana adalah orang kulit hitam.

 Baca juga: 4 Astronot NASA Berhasil Mendarat di Bumi

Tahun lalu, Victor Glover menjadi astronot kulit hitam pertama yang tinggal dan bekerja di sana dalam misi jangka panjang yang berlangsung lebih dari beberapa minggu, dan sekarang Watkins akan menjadi wanita kulit hitam pertama yang melakukannya.

Watkins mengatakan kepada New York Times bahwa dia berharap misinya ke stasiun luar angkasa akan menginspirasi gadis-gadis muda kulit berwarna sebagai "contoh cara mereka dapat berpartisipasi dan berhasil."

Baca juga: Kenang Astronot Michael Collins, Kampus Ini Pajang Memorabilia di Perpustakaan

Dalam Twitter resminya, NASA juga mengumumkan kabar tersebut.

“Jessica Watkins akan melakukan perjalanan pertamanya ke luar angkasa dalam misi SpaceX Crew-4, yang ditargetkan untuk diluncurkan pada April 2022. Dia adalah ahli geologi yang bekerja di @NASAAmes & @NASAJPL sebelum terpilih untuk kelas terbaru kami @NASA_Astronauts,” cuitnya.

Pada 2018, astronot lain, Jeanette Epps, ditetapkan untuk membuat sejarah sebagai wanita kulit hitam pertama yang tinggal di stasiun luar angkasa, tetapi dia digantikan oleh astronot lain tanpa penjelasan dari NASA. Pada saat itu, saudara laki-lakinya menuduh keputusan itu akibat rasisme di agensi. NASA tidak segera menanggapi permintaan HuffPost yang menanyakan persoalan ini.

Watkins, yang berasal dari Colorado, melanjutkan ke Stanford University untuk gelar sarjana dan kemudian mendapatkan gelar doktor di University of California, Los Angeles. Dia memulai karirnya di NASA sebagai kru magang, dan misi stasiun luar angkasa akan menjadi perjalanan pertamanya ke luar angkasa setelah terpilih sebagai astronot pada 2017.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini