SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menjadi jawara dalam kompetisi desain. Kali ini, tim Departemen Teknik Sipil ITS berhasil menyabet dua piala serta Juara Umum dalam ajang Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) ke-16 dan dua piala pada Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) ke-12 yang digelar di Politeknik Negeri Pontianak, Kalimantan Barat.
Kepala Departemen Teknik Sipil ITS Umboro Lasminto ST MSc menuturkan, terdapat tiga lomba yang diikuti oleh tim Departemen Teknik Sipil ITS dalam ajang paling bergengsi untuk mahasiswa Teknik Sipil seluruh Indonesia ini. Pada KJI, ITS mengikuti lomba Rangka Baja. Sedang dalam KBGI, ITS mengikuti lomba Kayu dan Canai Dingin. “Dua dari tiga lomba tersebut berhasil dijuarai oleh tim ITS, semua tim sudah berusaha semaksimal mungkin,” ujarnya, Senin (8/11/2021).
Ia melanjutkan, peraih juara yang pertama ada di lomba KJI Jembatan Model Rangka Baja ialah Tim Haga dengan anggota Ricardo Fransiskus Karo-Karo dan Ganjar Ageng Wicaksono Siswono yang berhasil meraih Juara 1 serta memenangkan kategori Rangka Baja Terkokoh. Perolehan juara ini pula yang mengantarkan tim ITS menjadi Juara Umum di KJI. “Pada KJI, tim ITS yang punya juara paling banyak, sehingga mendapatkan predikat Juara Umum,” imbuhnya.
Baca juga: Bantu Desa Wisata, Tim Dosen ITS Kembangkan Virtual Tour
Anggota tim Haga, Ricardo menyebutkan, pada KJI ada tiga kategori penilaian yaitu Jembatan Terindah, Rangka Baja Terkokoh, serta Jembatan dengan Kesesuaian antara Implementasi dengan Rancangan Awal Terbaik. Kekokohan jembatan menjadi poin penting dengan bobot nilai yang besar dari yang lain. “Di sini kami diharuskan untuk membuat model sendiri. Untuk KJI, kami melakukan fabrikasi dulu di ITS untuk kemudian dibawa ke Pontianak dan dirakit di sana (Pontianak, red),” jelasnya.
Baca juga: Mahasiswa ITS kembangkan Bank Daur Ulang Pakaian untuk Tangani Limbah Tekstil
gai piala.