Produk Teh Herbal dari Kulit Labu Politeknik Negeri Banjarmasin Lolos Pimnas 2021

Antara, · Kamis 14 Oktober 2021 17:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 65 2486276 produk-teh-herbal-dari-kulit-labu-politeknik-negeri-banjarmasin-lolos-pimnas-2021-hbcoEIAurH.jpg Teh herbal dari kulit limbah Politeknik Negeri Balikpapan lolos Pimnas 2021. (Antara)

BANJARMASIN - Produk teh herbal dari kulit labu Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) Kalimantan Selatan berhasil lolos Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-34 tahun 2021.

"Satu proposal tim kampus kita lolos Pimnas 2021," ujar Lea Emilia Farida SE MM, dosen Poliban Kalsel sekaligus pembimbing kelompok yang masuk PIMNAS di Banjarmasin, melansir Antara, Kamis (14/10/2021).

Dia menyebutkan, dari lima tim Poliban yang mengajukan proposal pada Pimnas ke-34 tahun 2021 ini, satu berhasil lolos, yakni, proposal berjudul "Pemanfaatan Limbah Kulit Labu Kuning sebagai Produk Teh Herbal".

Menurut dia, tim proposalnya yang lolos ini terdiri dari lima anggota, yakni, Dwi Rahmawati, Adibah Mumtazah, Arini Yulianti, Indika Nanda Putri dan Noormalinda.

"Tim Poliban akan mengikuti Pimnas ke-34 tahun 2021 pada 26 hingga 29 Oktober secara daring," ujar Lea Emilia.

Diungkapkan dia, proposal yang lolos Pimnas terkait teh herbal dari kulit labu ini merupakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kewirausahaan di kampus Poliban Kalsel.

"Awal mula ide tersebut tercipta karena kecilnya persaingan bisnis dalam usaha teh herbal dari kulit labu," ucapnya.

Baca Juga : 19 Tim Unair Lolos Sebagai Finalis PIMNAS, Ini Persiapannya

Lea Emilia menjelaskan, ada sebanyak 735 proposal dari perguruan tinggi se-Indonesia yang mengikuti Pimnas ke-34 tahun 2021 ini dari semua kategori.

Sementara itu, untuk Tim Poliban akan bersaing dengan sebanyak 125 tim untuk kategori bidang PKM-Kewirausahaan.

"Pastinya tim Poliban akan berjuang keras untuk bisa meraih prestasi di ajang ini," ujarnya.

Menurut Lea Emilia, pelaksanaan Pimnas merupakan kegiatan lanjutan setelah dilaksanakan penilaian dan evaluasi kegiatan dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), mahasiswa diminta untuk lebih kreatif, inovatif serta kritis dalam menyampaikan argumen tentang kegiatan riset yang telah dilaksanakan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini