Mahasiswa Ubaya Olah Buah Jamblang Jadi Suplemen Penambah Imun Tubuh

Yudha Prawira, iNews · Rabu 13 Oktober 2021 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 65 2485746 mahasiswa-ubaya-olah-buah-jamblang-jadi-suplemen-penambah-imun-tubuh-YinUOf2I9t.jpg Tablet multivitamin olahan buah jamblang yang dikembangkan Linus Nara Pradhana.

SURABAYA - Mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) menginovasikan ramuan multivitamin atau suplemen herbal dari bahan baku buah jamblang atau buah juwet. Multivitamin atau suplemen ini diklaim memiliki banyak kandungan vitamin C yang baik untuk kekebalan dan menambah imun tubuh di tengah pandemi Covid-19.

Suplemen berbentuk tablet larut atau efervescent itu adalah hasil olahan dari Linus Nara Pradhana, seorang mahasiswa Ubaya dari Fakultas Teknobiologi. Olahan ini dilatarbelakangi upaya Linus untuk mengoptimalkan produksi olahan buah jamblang atau juwet yang mulai jarang dikonsumsi masyarakat karena rasanya yang sepat dan masam.

BACA JUGA: Mahasiswa Asing dari 12 Negara Belajar Aksara Jawa secara Online

Sementara itu dari hasil penelitiannya, buah jamblang mengandung banyak nutrisi baik makro maupun mikro yang berkhasiat bagi tubuh seperti protein, vitamin C, B2, dan B3 serta beberapa mineral seperti fosfor dan zat besi. Proses pembuatan efervescent dari buah jamblang membutuhkan waktu sekitar tiga hari.

Pertama buah jamblang yang sudah matang dicuci bersih kemudian dipotong-potong dan direndam dengan alkohol 70 persen. Setelah itu buah jamblang didiamkan di suhu ruang selama kurang lebih 2 hari sebelum memasuki proses ekstraksi maserasi, dan terakhir proses pencetakan.

BACA JUGA: Keren! Mahasiswa Surabaya Ciptakan Blash On dan Eye Shadow dari Buah Jamblang

Olahan multivitamin atau suplemen buah juwet ini rencananya akan terus dikembangkan dengan dukungan penuh dari pihak kampus sebelum akhirnya dapat diproduksi secara massal. Olahan ini nantinya diharapkan bisa menjadi salah satu referensi konsumsi olahan herbal bagi masyarakat. untuk kekebalan dan menambah imun tubuh di tengah pandemi Covid-19.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini