Did You Know: Setelah Digigit Nyamuk, Kenapa Terasa Gatal?

Lutfia Dwi Kurniasih, Okezone · Jum'at 08 Oktober 2021 09:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 07 65 2482681 did-you-know-setelah-digigit-nyamuk-kenapa-terasa-gatal-zYAtfGzzEu.jpg Nyamuk. (Foto: Freepik)

Histamin adalah senyawa nitrogen yang memicu respons inflamasi (peradangan). Histamin membantu sel darah putih dan protein lain untuk melawan “benda asing” yang masuk ke dalam tubuh kita dengan membuat kapiler dari sel-sel menjadi lebih mudah dilewati.

Histamin kemudian akan membuat pembuluh darah yang terkena gigitan nyamuk membengkak. Proses ini akan menghasikan benjolan berwarna merah muda dan menyebabkan rasa gatal.

Nyamuk termasuk spesies agresif yang dapat menggigit pada siang hari dan malam hari. Nyamuk juga diketahui dapat menyebabkan penyakit mematikan seperti demam berdarah, virus Ross River, chikungunya, malaria dan lainnya.

Menurut American Academy of Allergy, Asthma, & Immunology (AAAAI), gigitan nyamuk dapat menyebabkan anafilaksis dalam kasus yang jarang terjadi. Ini adalah kondisi yang berpotensi mengancam jiwa.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini