UNS Gelar Seminar Nasional Kepemimpinan Astha Brata Menyongsong Generasi Emas 2045

Tim Okezone, Okezone · Selasa 28 September 2021 06:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 65 2477837 uns-gelar-seminar-nasional-kepemimpinan-astha-brata-menyongsong-generasi-emas-2045-f7vXtxVmqD.jpg Foto: Humas UNS

SURAKARTA - Komisi III Dewan Profesor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar Seminar Nasional tentang “Kepemimpinan Astha Brata Menyongsong Generasi Emas 2045” yang akan diselenggarakan melalui Zoom Cloud Meeting, Selasa, (28/9/2021) mulai pukul 08.00 sampai selesai.

Seminar Nasional yang diketuai oleh Prof. Dr. Sariyatun, M.Pd. ini bertujuan untuk menengok kembali nilai dan model kepemimpinan Astha Brata sebagai basis budi pekerti dan karakter pengembangan model kepemimpinan masa depan.

Ketua Komisi III DP UNS, Prof. Sahid Teguh Widodo, M.Hum., Ph.D. dalam jumpa pers yang digelar di PUI Javanologi UNS, Senin (27/9/2021) mengatakan solusi kepemimpinan ideal pasca pandemi Covid-19 merupakan topik yang menarik selain permasalahan kesehatan, ekonomi, dan mental/spiritual. Pemimpin berada dalam posisi sentral yang menentukan arah, bentuk, dan kelangsungan bangsa menuju era kenormalan baru.

Astha Brata adalah delapan (astha, esthi) ajaran (brata, dharma) yang sangat dikenal di Jawa dan Indonesia pada umumnya sebagai nilai kepemimpinan yang unggul.

Ada tiga sumber Astha Brata (Hastha Brata), pertama Serat Rama Jarwa (karya Yasadipura), Pupuh Pangkur bait 16 s.d. 35. Inti ajarannya adalah bahwa seorang pemimpin hendaknya menauladani sifat 8 dewa yaitu Indra, Surya, Bayu, Kuwera, Baruna, Yama, Candra, dan Brama.

Kedua Serat Aji Pamasa (karya R.Ng. Ranggawarsita). Menuturkan sosok seorang pemimpin hendaknya melaksanakan dharma 8

anasir bumi, yaitu: pratala ‘tanah’, Tirta ‘air’, Dahana ‘api’, maruta ‘angin’, Surya ‘matahari’, Candra ‘bulan’, Sudama ‘bintang’, dan Mendhung ‘awan’.

Ketiga Sumber Pewayangan, pada lakon Makutharama (Rama Wijaya), wejangan Begawan Kesawawidhi (Sri Kresna) kepada Arjuna. Seorang pemimpin hendaknya menauladani sifat matahari, bulan, bintang, awan, angin, api, laut, dan tanah.

Baca juga: Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UNS Sabet 2 Gelar Juara di Kancah Dunia

Hadir sebagai pembicara dan narasumber, yaitu Dr. Emil Elestianto Dardak (Wagub Jatim) dengan materi Kepemimpinan dalam perspektif

Millenial, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh (Dirjen Dukcapil RI) dengan materi Kepemimpinan Nasional menyongsong Indonesia Emas 2045, Sarwoto Atmosutarno (Ketua Umum MTI) dengan materi Aktualisasi

Kepemimpinan Astha Brata, dan Prof. Sahid Teguh Widodo, M.Hum. Ph.D. (Ketua Komisi III DP UNS) dengan materi Mencari Pemimpin Masa Depan. 

Selanjutnya Ketua Dewan Profesor UNS, Prof. Drs. Suranto, M.Sc. Ph.D. akan menyampaikan sambutan dilanjutkan sambutan dan pembukaan resmi oleh Rektor UNS Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum. Moderator akan dibawakan oleh Prof. Diah Kristina, M.A. Ph.D.,” terang Prof. Sahid.

Kemudian untuk peserta seminar terdiri dari pelajar, mahasiswa (S1,S2, dan S3), birokrat, dosen, profesor, PNS, dan masyarakat umum. Diharapkan Seminar Nasional ini dapat memberikan bekal pengetahuan, stimulus, dan rangsang kreativitas, inovasi, dan ketangguhan nalar, perasaan, dan sikap perbuatan para peserta. Selain itu, mampu menyusun kerangka pemimpin yang ideal dan menjadi idaman masyarakat bangsa. 

Prof. Sahid berharap upaya menakar dan menilik kembali nilai dasar dan aplikasi ajaran Astha Brata akan berguna bagi kemaslahatan kehidupan berbangsa dan bernegara modern, bergaul dan bermasyarakat yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika dalam satu wadah NKRI selaras dengan semboyan UNS Benteng Pancasila.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini