JAKARTA - Manfaat perkembangan hewan secara vivipar dan ovipar tentu berbeda. Sekilas terlihat sepele, namun jika mendalami pembelajarannya, maka dampaknya bisa lebih besar dari yang dibayangkan.
Melansir dari buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi revisi 2018, Kemendikbud, terdapat beberapa jenis perkembangbiakan hewan, yaitu ovipar, vivipar, dan ovovivipar.
Baca juga: Pengertian Interaksi Sosial: Ciri-ciri hingga Persyaratannya
Baca juga: Arti Penting Kedudukan UUD 1945
Bagaimana penjelasan detailnya? Simak pembahasan berikut ini.
Ovipar
Ovipar merupakan jenis perkembangbiakan hewan secara bertelur. Hewan-hewan berdarah dingin seperti reptil dan amfibi, maupun unggas seperti ayam atau kakak tua, semuanya berkembang biak dengan proses ovipar.
Vivipar
Vivipar merupakan jenis perkembangbiakan hewan secara melahirkan. Umumnya, proses perkembangbiakan secara vivipar dilalui oleh hewan mamalia darat seperti kucing, sapi, rusa, maupun mamalia laut seperti lumba-lumba dan paus.
Ovovivipar
Ovovivipar merupakan jenis perkembangbiakan hewan yang terlihat seperti melahirkan. Hewan-hewan seperti beberapa spesies ular dan ikan membuahi sel telur mereka di dalam tubuh, sehingga ketika bayi menetas induknya akan terlihat seperti melahirkan.
Lantas, apa manfaat dari mempelajari jenis perkembangbiakan hewan secara ovipar, vivipar, dan ovovivipar? Selain untuk menambah ilmu pengetahuan, mempelajari ini juga akan membantu agar bisa melestarikan hewan-hewan tersebut agar tidak punah.
Dengan mempelajari jenis perkembangbiakan, secara tidak langsung juga mempelajari terkait lingkungan, suhu, iklim, dan faktor lainnya yang berpotensi untuk menghambat perkembangbiakan hewan-hewan tersebut.
(Widi Agustian)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik