Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mahasiswa UGM Teliti Potensi Pegagan sebagai Obat Herbal Antivirus SARS-COV-2

Neneng Zubaidah , Jurnalis-Minggu, 05 September 2021 |10:51 WIB
 Mahasiswa UGM Teliti Potensi Pegagan sebagai Obat Herbal Antivirus SARS-COV-2
foto: istimewa
A
A
A

JAKARTA - Empat Mahasiswa Fakultas Biologi UGM yang beranggotakan Anisa Diana Nastiti, Hasna Fatin Affifah, Eliza Falahatul Islami, dan Hikma Salsabila Yusuf meneliti potensi senyawa golongan flavonoid dan terpenoid dari pegagan (Centella asiatica) sebagai agen penghambat SARS-CoV-2 secara in silico.

Penelitian dilakukan mulai bulan Juli sampai Agustus secara berani dan memikat di Laboratorium Biokimia Fakultas Biologi UGM dan Pusat Antar Universitas (PAU) UGM di bawah bimbingan Dosen Biologi UGM yaitu Lisna Hidayati.

Baca juga:  Rintis Startup Sambil Kuliah, Mahasiswi UGM Ini Jago Atur Skala Prioritas

Anisa dipilih untuk memaparkan tanaman pegagan karena berdasarkan penelitian sebelumnya dari Roy et al, (2013), senyawa pada pegagan seperti kuersetin, rutin, luteolin, kuersetin, naringin, madekasosida, stigmasterol, asam madekasik, asam asiatik, dan asam klorogenat telah menunjukkan aktivitas antivirus .

“Kami menguji kandungan flavonoid dan terpenoid pada tanaman pegagan menggunakan metode kromatografi lapis tipis dan uji tabung. Setelah itu, kami melakukan uji in silico menggunakan metode penambatan molekuler ( molecular docking ). Molecular docking adalah teknik pemodelan molekul yang menambatkan dua atau lebih struktur molekuler untuk mengidentifikasi interaksi antara protein (enzim) dengan molekul kecil (ligan),” ujarnya melansir laman UGM di ugm.ac.id, Minggu (5/9/2021).

Baca juga:  Keren! Mahasiswa UGM Ciptakan Robot Pengukur Kemiringan Lantai

Ia menyampaikan, protein yang digunakan adalah MPro (Main Protease), PLPro (Papain like protease), dan helikase yang berperan penting dalam replikasi dan transkripsi virus SARS CoV-2.

Sementara itu, ligan yang diteliti adalah sepuluh senyawa metabolit sekunder golongan terpenoid dan tiga senyawa golongan flavonoid dari tanaman pegagan. Senyawa yang digunakan adalah senyawa yang diprediksi memiliki bioaktivitas antivirus, antiinflamasi, dan antioksidan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement