BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi mengizinkan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas di masa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Namun, untuk pelaksanaanya masih dilakukan secara bertahap sambil menunggu arahan dan regulasi dari pemerintah pusat.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Krisman Irwandi mengatakan PTM tingkat SD dan SMP direncanakan dibuka secara bertahap usai vaksinasi pelajar rampung dilakukan secara keseluruhan.”Nanti kita bertahap, namanya adaptasi tatanan hidup baru satuan pendidikan, kita juga sedang menunggu arahan pusat,” katanya.
Baca juga: PTM Segera Digelar, Gubernur Anies: Keselamatan Jadi yang Utama
Menurut dia, vaksinasi terhadap pelajar masih berlangsung hingga kini, dan vaksinasi pelajar SD dan SMP di Kota Bekasi diperlukan untuk menunjang dibukanya pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan secara ketat.”Kalau pelajar sudah divaksin semua berarti nanti PTM-nya lebih aman, lebih nyaman,” ucapnya.
Baca juga: Orangtua Siswa Sambut Baik Rencana Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Selain vaksinasi, kata dia, ada sejumlah persyaratan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di Kota Bekasi. Misalnya saat pelaksanaan PTM ini mula dilakukan, kesiapan sekolah dan sarana baik tenaga pendidik, fasilitas termasuk fasilitas stakeholder eksternalnya harus sudah siap.
”Puskesmas harus siap berkoordinasi karena kalau terjadi sesuatu pasti harus cepat,” ujarnya.