JAKARTA - Suku Dinas Pendidikan dan Tenaga Pendidikan Jakarta Barat II menargetkan vaksinasi untuk seluruh siswa di sekolah negeri, maupun swasta selesai pada Agustus bulan ini. Saat ini capaian vaksinasi sudah di angka 91%.
"Target kita 95 persen dari 77.158 siswa. Saat ini sudah 91 persen jadi tinggal beberapa siswa lagi," kata Kepala Seksi Pendidikan dan Tenaga Pendidikan Jakarta Barat II, Masduki, Selasa (24/8/2021).
Baca juga: 9.000 Siswa di Yogyakarta Sudah Divaksin
Dikatakan Masduki, mayoritas siswa sudah tervaksin sejak awal Juli hingga Agustus ini. Namun belakangan ini, pertambahan siswa yang tervaksin hanya mencapai lima sampai tujuh orang saja.
Menurut Masduki, bila nantinya siswa telah tervaksin, daya tahan tubuh para siswa dapat meningkat sehingga layak untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.
"Belum ada turunan aturan soal wajib vaksin untuk peserta KBM tatap muka sih. Tapi kalau semua kegiatan publik harus sudah tervaksin dan sekolah kan salah satu kegiatan publik juga," kata masduki.
Baca juga: Pemkot Jakbar Klaim 90% Siswa Sudah Divaksin
Saat dikonfirmasi mengenai rencana KBM tatap muka, Masduki irit bicara. Pihaknya kekinian tengah menunggu instruksi dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Barat menyebutkan sebanyak 69.442 dari 77.158 siswa tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) sudah menerima suntik vaksin Covid-19 dosis satu.
"Jadi sekarang sudah mencapai 90 persen dari 77.158," kata Masduki.
Terdapat sebanyak 24 lokasi di wilayah Jakarta Barat yang digunakan untuk vaksinasi pelajar. Gerai vaksin tersebut tidak bisa beroperasi secara bersamaan lantaran kekurangan tenaga medis. Alhasil, para guru dan pegawai sekolah juga dilibatkan dalam program vaksinasi massal tersebut. Mereka dilibatkan sebagai tenaga administrasi untuk mendata para peserta vaksin. (din)
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik