3.000 Guru di Jakbar Sudah Divaksin Tahap Satu

Antara, · Kamis 19 Agustus 2021 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 19 65 2457801 3-000-guru-di-jakbar-sudah-divaksin-tahap-satu-yENrOH2XjO.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Sebanyak 3.000 guru di Jakarta Barat sudah mendapatkan suntikan vaksin tahap pertama di gerai vaksinasi yang disediakan pemerintah.

Kepala Seksi Pendidikan dan Tenaga Pendidikan Jakarta Barat II, Masduki mengatakan, jumlah tersebut merupakan sebagian besar seluruh guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipir (PNS) dan pegawai swasta.

Baca juga:  Pemkot Jakbar Klaim 90% Siswa Sudah Divaksin

Selain para guru, pemerintah juga sudah memvaksinasi 1.000 tenaga non pengajar yang bertugas di sekolah wilayah Jakarta Barat.

"Hampir 4.000 an lebih yang sudah divaksin terdiri dari 3.000 tenaga pendidik, 1.000 non pendidik," kata Masduki.

Baca juga: Vaksinasi Pelajar Sumbang Herd Immunity 28%

Menurut Masduki, ribuan guru dan tenaga non pendidikan itu sudah menjalani vaksin sejak awal Juli lalu. Namun demikian, tidak semua guru dan tenaga medis bisa divaksin lantaran adanya syarat kesehatan.

Para guru dan tenaga pendidik sangat memerlukan vaksinasi lantaran mereka juga berperan membantu tenaga kesehatan. Para guru tersebut membantu proses vaksinasi di gerai vaksin sekolah.

Namun, Masduki memastikan mereka tidak direkrut sebagai pemberi vaksin melainkan hanya bertugas di bagian administrasi.

"Petugas sekolah juga dilibatkan sebagai tenaga kesehatan (nakes) karena mereka minimal sebagai operator, kalau untuk tupoksi penyuntikan, ya itu oleh nakes," kata dia.

Dia memastikan seluruh guru dan tenaga non pengajar akan mendapatkan vaksin tahap kedua dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Masduki beserta jajarannya juga sedang menggencarkan program vaksin untuk siswa Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Atas (SMA) di wilayah Jakarta Barat. Hingga saat ini tercatat ada 69.442 siswa yang sudah divaksin tahap satu.

Angka tersebut merupakan 90 persen dari total 77.158 siswa di Jakarta Barat yang dijadikan sasaran vaksinasi oleh pemerintah.

Masduki menilai banyak siswa dan orang tua murid yang mulai paham akan kebutuhan vaksin pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Selain itu, pemerintah mensosialisasikan manfaat vaksin secara optimal.

Hal itu menyebabkan capaian vaksinasi untuk siswa sudah mencapai 90% dalam waktu yang cukup singkat. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini