Pandemi Covid-19 Tuntut Mahasiswa Bersikap Mental Belajar Mandiri

Antara, · Rabu 11 Agustus 2021 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 11 65 2454199 pandemi-covid-19-tuntut-mahasiswa-bersikap-mental-belajar-mandiri-zAnTm0ditC.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

BANJARMASIN - Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof Dr H Sutarto Hadi mengatakan, pandemi Covid-19 menuntut mahasiswa harus menumbuhkan sikap mental belajar secara mandiri, mengingat saat ini perkuliahan dilakukan secara daring.

"Mahasiswa bisa memanfaatkan media belajar yang beragam. Belajar bisa di mana saja dan kapan saja. Sesungguhnya itulah keunggulan teknologi informasi dan komunikasi yang bisa menggantikan perkuliahan tatap muka langsung," kata dia saat membuka Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Banjarmasin, Rabu (11/8/2021).

Baca juga: ICE Institute, Marketplace Mata Kuliah Daring di Indonesia Resmi Diluncurkan

Sutarto menekankan pula soal kedisiplinan yang harus tetap dijaga mahasiswa. Baik disiplin mengikuti perkuliahan maupun menyelesaikan tugas-tugas agar bisa belajar dan berprestasi dengan baik.

"Jangan sampai karena tidak ke kampus, dan hanya mengikuti kuliah daring dari rumah menurunkan semangat belajar," ujarnya.

Baca juga:  Dear Mahasiswa, Rektor UNS Paparkan Hal Penting Ini untuk Kuliah Daring

Untuk itulah, menurut Sutarto, pentingnya peran dosen yang harus mampu menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan mendorong rasa ingin tahu. Dosen juga harus menumbuhkan semangat belajar dan mendorong kolaborasi.

"Perlu inovasi dosen tingkatkan efektivitas perkuliahan daring. Pada prinsipnya, mahasiswa dan dosen harus siap berubah agar tidak menurunkan kualitas lulusan saat pandemi," ujarnya.

Untuk mempersiapkan mahasiswa bersaing di tingkat global, perguruan tinggi negeri terbaik di Kalimantan dengan akreditasi A itu juga bekerja sama dengan Universitas Cambridge mengadopsi modul-modul belajar bahasa Inggris dengan platform digital yang bisa terhubung ke gadget.

Dikatakan Sutarto, potensi learning loss atau kehilangan kesempatan belajar yang dikhawatirkan karena ketiadaan perkuliahan tatap muka memang berpeluang menurunkan kualitas lulusan lembaga pendidikan. Tetapi, itu bisa dikompensasi dengan memanfaatkan berbagai platform teknologi yang tersedia.

Sebanyak 6.115 mahasiswa baru ULM memulai perkuliahan tahun akademik 2021-2022. Program PKKMB dilaksanakan secara daring dengan hanya dihadiri perwakilan mahasiswa di beberapa fakultas yang secara simbolis dikukuhkan rektor sebagai mahasiswa di General Building ULM di kampus Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sementara mahasiswa lainnya hanya mengikuti kegiatan dari rumah.

Selain Rektor yang menyampaikan materi "Strategi ULM dalam Penyiapan SDM Unggul di Era Disrupsi" serta kebijakan pemerintah terkait Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka, para wakil rektor juga membawakan materi secara bergantian termasuk dari BNNP Kalsel sosialisasi pencegahan bahaya narkoba.

Sukaton mengaku Kabupaten Semarang telah mulai melakukan pendataan, sehingga jika PTM bisa dilaksanakan, nantinya benar-benar aman dan seluruh stakeholder pendidikan di sekolah sudah terlindungi. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini