Warga Distrik Walaik Papua Berharap Ada Pembangunan Gedung Sekolah

Antara, · Rabu 28 Juli 2021 16:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 28 65 2447379 warga-distrik-walaik-papua-berharap-ada-pembangunan-gedung-sekolah-hu9T38CKeo.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

WAMENA - Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua masih mengkaji pembangunan gedung sekolah menengah pertama (SMP) di Distrik Walaik, sebagaimana harapan masyarakat.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Jayawijaya, Walden Hood Sinaga mengatakan, perlu adanya kerja sama dengan pemerintah distrik terkait data calon pelajar di sana, sebab pendirian sekolah baru harus didukung oleh jumlah siswa.

"Kita harapkan data anak usia sekolah itu bisa diturunkan ke kita, sehingga kita bisa mengkaji apakah mendirikan sekolah tambahan atau menyebar di sekolah terdekat," kata Walden, Rabu (28/7/2021).

 Baca juga: Persiapan Sekolah Tatap Muka, 5000 Siswa SMP di Surabaya Tes Swab

Secara kasat mata, kata dia, belum layak didirikan SMP di Distrik Walaik sebab di sana hanya satu sekolah dasar (SD) yang nantinya mendukung jumlah siswa di SMP nantinya.

"Syarat pendirian SMP itu minimal ada tiga SD pendukung, kalau di Walaik baru satu SD," katanya.

Baca juga:  RUU Disahkan, Mahfud MD: Dana Otsus Dimaksimalkan untuk Kesejahteraan di Papua

Solusi lain yang dipikirkan dinas pendidikan agar pelajar di sana bisa menjangkau SMP adalah dengan pengadaan bus sekolah, namun hal ini belum memungkinkan sebab fasilitas jalan tidak mendukung.

"Kita tidak berani menurunkan angkutan sekolah ke daerah-daerah yang medannya cukup berat karena itu beresiko tinggi. Jadi kita pastikan infrastrukturnya baik dahulu baru kita dorong untuk pengadaan bus sekolah," katanya.

Sebelumnya, Pelaksana tugas Kepala Distrik Walaik, Hendrik Lanny mengatakan untuk mendapatkan pendidikan, pelajar usia SMP harus pergi ke pusat kota.

"Anak-anak usia SMP di sini semua numpang dan sekolah di kota. Kadang ada yang dari sini (Walaik) ke kota jalan kaki. Subuh jam 4 pagi itu keluar, tiba di sana jam 6 atau 7," katanya. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini