WAMENA - Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua masih mengkaji pembangunan gedung sekolah menengah pertama (SMP) di Distrik Walaik, sebagaimana harapan masyarakat.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Jayawijaya, Walden Hood Sinaga mengatakan, perlu adanya kerja sama dengan pemerintah distrik terkait data calon pelajar di sana, sebab pendirian sekolah baru harus didukung oleh jumlah siswa.
"Kita harapkan data anak usia sekolah itu bisa diturunkan ke kita, sehingga kita bisa mengkaji apakah mendirikan sekolah tambahan atau menyebar di sekolah terdekat," kata Walden, Rabu (28/7/2021).
Baca juga: Persiapan Sekolah Tatap Muka, 5000 Siswa SMP di Surabaya Tes Swab
Secara kasat mata, kata dia, belum layak didirikan SMP di Distrik Walaik sebab di sana hanya satu sekolah dasar (SD) yang nantinya mendukung jumlah siswa di SMP nantinya.
"Syarat pendirian SMP itu minimal ada tiga SD pendukung, kalau di Walaik baru satu SD," katanya.
Baca juga: RUU Disahkan, Mahfud MD: Dana Otsus Dimaksimalkan untuk Kesejahteraan di Papua
Solusi lain yang dipikirkan dinas pendidikan agar pelajar di sana bisa menjangkau SMP adalah dengan pengadaan bus sekolah, namun hal ini belum memungkinkan sebab fasilitas jalan tidak mendukung.