"Kita tidak berani menurunkan angkutan sekolah ke daerah-daerah yang medannya cukup berat karena itu beresiko tinggi. Jadi kita pastikan infrastrukturnya baik dahulu baru kita dorong untuk pengadaan bus sekolah," katanya.
Sebelumnya, Pelaksana tugas Kepala Distrik Walaik, Hendrik Lanny mengatakan untuk mendapatkan pendidikan, pelajar usia SMP harus pergi ke pusat kota.
"Anak-anak usia SMP di sini semua numpang dan sekolah di kota. Kadang ada yang dari sini (Walaik) ke kota jalan kaki. Subuh jam 4 pagi itu keluar, tiba di sana jam 6 atau 7," katanya. (din)
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik