JAKARTA - Universitas Indonesia (UI) memiliki banyak program studi (prodi) yang mencetak lulusannya untuk berkiprah di berbagai lembaga. Diantara prodi-prodi yang ada di UI ada satu program studi yang bisa dibilang langka di dunia, dan bisa dilirik sebagai potensi karir di masa depan, yakni program studi Kedokteran Penerbangan.
Dikutip dari instagram resmi UI di @univ_indonesia, Senin (26/7), kampus negeri yang berpusat di Depok, Jawa Barat ini memiliki program studi Kedokteran Penerbangan yang merupakan satu-satunya di Asia dan hanya terdapat 5 program studi serupa di dunia.
Baca juga: Rektor: Riset UI Kedepankan Keunggulan dan Relevan dengan Situasi Masyarakat
UI menjelaskan program studi ini sudah berdiri sejak tahun 2010. Sampai saat ini program studi ini telah mencetak kurang lebih 64 dokter spesialis kedokteran penerbangan (2020) yang alumninya tersebar di berbagai lembaga.
Diantaranya ada yang berkiprah di Kementerian Kesehatan, Kemendikbud, Kemenhub, TNI-AU, rumah sakit dan perusahaan evakuasi medik, serta para lulusan yang bekerja di berbagai maskapai penerbangan.
Baca juga: Psikolog UI Sebut 'Well Being' Kunci Kesehatan Mental di Masa Pandemi
Beberapa mata kuliah di program studi Kedokteran Penerbangan yaitu Aerofisisiologi, Higiene Penerbangan & Antariksa, serta Transportasi & Evakuasi Medik Penerbangan. Pada Mata Kuliah Aerofisisiologi, peserta didik akan memiliki kompetensi untuk mendeskripsikan pengaruh faktor penerbangan terhadap fisiologi tubuh manusia dan mengikuti Hypobaric Chamber Training.