Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jubir Satgas Covid-19 RS UNS Sebut Indonesia Ada di Gelombang Ketiga Covid-19

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 22 Juli 2021 |17:52 WIB
 Jubir Satgas Covid-19 RS UNS Sebut Indonesia Ada di Gelombang Ketiga Covid-19
Foto: Illustrasi Shutterstock
A
A
A

Ia menambahkan, pemerintah sebaiknya perlu mengkaji ulang pelonggaran PPKM, sebab persentase masyarakat yang baru mendapat suntikan pertama dengan suntikan kedua vaksin Covid-19 belum mencapai persentase yang diinginkan.

Sebagai contoh, di Inggris, pemerintahan Boris Johnson berani untuk melonggarkan penguncian wilayah sebab 88 persen masyarakatnya sudah mendapat suntikan pertama vaksin Covid-19. Dan, persentase yang mendapat suntikan kedua vaksin Covid-19 sudah mencapai 60%.

“Dan, ini menjadi pelajaran berharga untuk kita agar memang reopening yang situasi dianggap sudah siap pun ternyata juga terjadi (red: pertambahan kasus Covid-19) dan cakupan vaksinasi kita belum ke sana (red: mencapai target),” ucapnya.

Oleh karenanya, dr. Tonang juga mendorong agar pemerintah secepat-cepatnya dan sebanyak-banyaknya melakukan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat. Sebab, efek dari vaksinasi Covid-9 baru dapat dirasakan manfaatnya jika sudah mencapai persentase 40%.

“Sehingga, kita berharap efek vaksinnya bisa terasa. Ini bukan berarti pandemi selesai, tapi jumlah kasus bisa di bawah jumlah yang sembuh. Misalnya, di Chili, yang divaksinasi Covid-19 adalah lansia. Dampaknya kasus positif bergeser ke remaja, kemudian ke anak-anak. Makanya remaja dan anak-anak juga perlu divaksinasi,” pungkasnya. (din)

(Rani Hardjanti)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement