JAKARTA - Dosen Fakultas Peternakan IPB University, Edit Lesa Aditia memberikan tips untuk lebih cermat dalam memilih hewan kurban yang sehat di masa pandemic Covid-19.
Saat kondisi pandemi, banyak konsumen hanya melihat calon hewan kurban dari layar (online). Maka untuk mencari penjual hewan kurban yang terpercaya sangatlah penting. Hewan kurban yang terlihat gemuk belum tentu memiliki daging yang besar.
Baca juga: Tips Dosen UGM Soal Cara Penyembelihan Hewan Kurban di Masa Pandemi Covid-19
Menurut Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan ini, hal tersebut bisa saja lemak dan bisa juga manipulasi dari peternak yang sengaja membuat ternak kembung sehingga badannya terlihat lebih gemuk. Sehingga saat ditimbang, bobotnya pun menjadi lebih tinggi.
Oleh karenanya, memilih hewan kurban berdasarkan BB (bobot badan) bukanlah satu-satunya cara. Dia menjelaskan, perhatikan tampak depan, tampak belakang, tampak samping hewan kurban.
Baca juga: Hewan Kurban Disyaratkan Harus Berumur 2 Tahun, Benarkah?
“Kemudian lihat juga kerangkanya, pastikan daging terdeposit di tubuh. Karena kerangka hewan ini sangat berpengaruh pada daging yang dihasilkan,” katanya melalui siaran pers, Senin (12/7/2021).
Dia menuturkan, Sapi Bali dan Sapi Madura pada umumnya berkerangka kecil, namun dagingnya cenderung lebih tinggi dari sapi dengan kerangka yang besar. Dia menekankan, masyarakat jangan juga tertipu dengan domba yang bulunya lebat.
“Ada domba yang sengaja dimandikan lalu disisir sehingga membuatnya terlihat lebih gemuk. Yang harus dilakukan adalah pegang bagian punggung domba. Jika yang terasa tulang, maka domba itu kurus. Namun jika terasa lunak di punggungnya, maka itulah domba yang ideal,” pungkasnya. (din)
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik