Andri Bangsawan, Anak Petani Lulus Tercepat dan Cumlaude di UNY

Neneng Zubaidah, Koran SI · Selasa 06 Juli 2021 13:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 06 65 2436304 andri-bangsawan-anak-petani-lulus-tercepat-dan-cumlaude-di-uny-3mEBitpW9L.jpg Andri Bangsawan. (Foto: Dok UNY)

JAKARTA - Andri Bangsawan adalah mahasiswa yang lulus tercepat dalam wisuda UNY periode Juni 2021. Alumni prodi Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan tersebut berhasil menempuh pendidikan S1 dalam waktu 3 tahun 6 bulan dengan IPK Cumlaude 3,88. Namun jalan yang ditempuhnya untuk dapat mencapai prestasi itu tidaklah mudah.

Pria kelahiran Turgak, Lampung Barat, 28 Januari 1998 ini adalah anak pertama dari 3 bersaudara, berasal dari keluarga sederhana di desa terpencil di kabupaten Lampung Barat, provinsi Lampung. Ayahnya bernama Amsir, seorang petani tamatan SD dan ibunya Rohaida, sudah wafat saat Andri berumur 15 tahun.

Sejak SD hingga SMA, dia selalu mendapatkan juara umum dalam setiap jenjang pendidikan. “Sejak kecil saya memiliki keinginan untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya. Orang tua saya tidak pernah lupa untuk mengingatkan saya tentang pentingnya pendidikan untuk masa depan,” katanya dilansir dari laman resmi UNY di uny.ac.id, Selasa (6/7/2021).

Baca juga: Viral Udin si Marbot Masjid Kini Jadi Profesor di Yogyakarta

Dia menamatkan sekolah di SMAN 1 Belalau, Kabupaten Lampung Barat tahun 2017. Semasa SMA Andri memiliki beberapa prestasi tingkat regional dan nasional yang akhirnya mengantarkannya mewakili Kabupaten Lampung Barat dalam mengikuti seleksi nasional masuk perguruan tinggi melalui program beasiswa pendidikan tinggi ADik 3T.

Warga Dusun Penengahan, Desa Turgak, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung itu bersaing dengan ribuan calon penerima beasiswa lainnya dari berbagai daerah di Indonesia dan berhasil lolos seleksi.

Andri diterima di 3 perguruan tinggi negeri dan 2 perguruan tinggi swasta. Namun dia memilih UNY sebagai tempat mengenyam pendidikan tinggi. Diambilnya program studi ilmu keolahragaan di Fakultas Ilmu Keolahragaan karena mengingat kebutuhan daerah di Lampung Barat.

Harapannya dia akan menimba ilmu sebanyak-banyaknya dan kembali mengabdi untuk kemajuan daerah asal. Selama menempuh pendidikan di UNY, Andri aktif dalam kegiatan akademik maupun organisasi kemahasiswaaan baik internal maupun eksternal kampus.

Baca juga: Prof Sumaryanto Terpilih Menjadi Rektor UNY 2021-2025

Pada bidang akademik dia mencatatkan beberapa prestasi nasional pada bidang kepenulisan karya tulis ilmiah dan program pengabdian masyarakat. Beberapa prestasi tersebut mengantarkannya untuk meraih penghargaan sebagai Mahasiswa Berprestasi UNY tahun 2020 dan 2021.

Andri mengatakan dia mampu menyelesaikan studi dalam waktu cepat salah satunya karena didikan orang tua yang selalu mengajarkan saya untuk disiplin dan bersungguh-sungguh dalam berusaha.

“Oleh karenanya saya selalu disiplin dan memiliki manajemen waktu yang baik serta skala prioritas dan tujuan yang jelas dalam melakukan sesuatu," ujarnya.

Andri yang ingin melanjutkan S2 dengan beasiswa LPDP Afirmasi itu selalu mengutamakan kuliah dibandingkan kegiatan-kegiatan lainnya, dan tepat waktu dalam mengikuti kelas dan selalu memberikan yang terbaik jika mendapat penugasan yang diberikan oleh dosen.

Pagi sampai siang kuliah, di sela waktu kuliah di sore atau malam hari diisi dengan mengikuti organisasi kemahasiswaan atau mengerjakan proyek penelitian bersama-sama dengan dosen atau pun dengan sesama mahasiswa lainnya.

Andri selalu mengisi waktu dengan hal-hal yang bermanfaat, misalnya dengan berolahraga di taman olahraga UNY. Faktor lainnya adalah dukungan dan doa dari keluarga besar civitas akademika UNY dan para dosen di UNY membuatnya untuk terus maju dan semakin berkembang.

“Suatu kebanggaan buat saya sekaligus memotivasi bagi generasi muda lainnya bahwa anak petani dari daerah terpencil pun mampu berprestasi di UNY bahkan di nasional,” kata Andri.

Dengan prestasi ini UNY telah melaksanakan salah satu agenda global berkelanjutan yaitu pengentasan kemiskinan, mengurangi ketimpangan serta memberi kualitas pendidikan yang baik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini