Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sekolah Indonesia Kota Kinabalu Raih 2 Perak di Kompetisi Robot Internasional

Neneng Zubaidah , Jurnalis-Rabu, 30 Juni 2021 |14:45 WIB
   Sekolah Indonesia Kota Kinabalu Raih 2 Perak di Kompetisi Robot Internasional
Ilustrasi (Foto:Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) di Malaysia, berhasil merebut dua medali perak dalam ajang global International Roboticist Challenge 2021 yang digelar Robotics Learning (M) Sdn Bhd yang bekerja sama dengan Malaysia FIRST Global Challenge dan Malaysia VEX Robotics Competition.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) RI di Kuala Lumpur, Mokhammad Farid Maruf, menyampaikan apresiasi kepada SIKK atas prestasi yang diraih.

Menurutnya, KBRI Kuala Lumpur mendukung dan mendorong SIKK serta 2 Sekolah Indonesia lain di Malaysia yaitu Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) dan Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB) untuk berpartisipasi dalam kompetisi yang diselenggarakan di Malaysia maupun internasional.

Kompetisi digelar secara daring pada 24 hingga 27 Juni 2021 dan diikuti 140 tim dari 25 negara di seluruh dunia “Prestasi ini adalah salah satu dari prestasi-prestasi lain yang selama ini rutin diraih ketiga sekolah ini. Baik di bidang sains, olahraga, maupun seni,” tambah Atdikbud melalui siaran pers, Rabu (30/6).

Baca Juga: Fakultas Peternakan IPB Jadi Unggulan, Ini Kelebihannya

Adapun 25 negara yang berkompetisi dalam ajang ini, yaitu: Australia, Bangladesh, Bulgaria, Malaysia, India, Guinea, Nigeria, Rusia, Kazakhstan, Perancis, Nigeria, Libya, Singapura, Lesotho, Meksiko, Tanzania, Afrika Selatan, Swedia, Taiwan, Uganda, Palestina, Uni Emirat Arab, Venezuela, Sudan, dan Indonesia.

Kepala Sekolah SIKK, Dadang Hermawan, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi para siswa di tengah pandemi. “SIKK merupakan satu-satunya kontingen dari Indonesia dalam kompetisi ini, dan pencapaian ini merupakan wujud upaya SIKK merealisasikan misi menjadi pusat keunggulan pendidikan dan kebudayaan di Asia Tenggara,” lanjut Dadang.

Kegiatan ini merupakan kompetisi robotik internasional pertama yang diikuti oleh SIKK dengan mengirimkan tiga tim terbaik. Hasilnya, SIKK meraih posisi kedua (perak) pada cabang lomba Mobile Robot CAD Challenge yang diikuti Fauzan Hafiz, dan Alfian Sufilza, serta pada cabang STEM-Robotics Pitch Challenge yang diikuti Jowie Jonathan Babo.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement