Didorong Cita-Cita ke Paris, Sopir Ojol Ini Berhasil Lulus Cumlaude S2 Unair

Aan haryono, Koran SI · Senin 28 Juni 2021 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 28 65 2432083 didorong-cita-cita-ke-paris-sopir-ojol-ini-berhasil-lulus-cumlaude-s2-unair-SYCRexvdtO.jpg Mukhammad Handy Dwi Wijaya lulus program S-2 Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Airlangga dengan predikat Cum Laude. (Foto: istimewa)

SURABAYA – Bagi Mukhammad Handy Dwi Wijaya kehidupan penuh dengan gejolak, namun dengan keinginan kuat untuk mewujudkan cita-citanya, dia berhasil lulus sebagai wisudawan terbaik dari S2 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (Unair) dengan predikat Cumlaude.

Handy menyandang gelar wisudawan terbaik itu sembari membiyai kuliahnya secara mandiri dengan menjadi pengendara ojek online (ojol). Ini dilakukannya karena tidak ingin membebani kedua orangtuanya untuk membiayai kuliahnya yang mahal di jenjang S-2.

BACA JUGA: 5 Peserta SBMPTN Termuda Diterima Unair, Ada yang Berusia 15 Tahun!

“Karena kuliah saya biasanya sore hari, pagi hari mulai jam 06:00 sampai jam 15:00 saya gunakan untuk nge-Grab, kadang juga saya lanjut selepas kuliah hingga target perolehan harian saya tercapai,” katanya, Minggu (27/6/2021).

Mahasiswa kelahiran Mojokerto, 11 Maret 1996 tersebut juga berkeinginan untuk lanjut studi S3 di Universitas Paris. Motivasinya yang tak pernah padam ketika menjalani profesi sebagai tukang ojek.

“Itu cita-cita saya, karena saya sangat mengidolakan Jean Baudrillard melalui teori Hyperreality-nya, semoga saya bisa mendapat beasiswa ke sana,” jelasnya.

BACA JUGA: PM Luksemburg Xavier Bettel Positif Covid-19

Selama menjalani studinya, lelah dan rasa malas, serta kesulitan membagi waktu antara bekerja dan kuliah menjadi masalah yang kerap dia jumpai. Namun, dia tetap bisa memaksimalkan perkuliahannya dan aktif di kelas.

“Sesibuk dan semalas apapun, saya tetap mencoba untuk aktif berdiskusi, bertanya, menjawab dalam kelas baik sebelum dan setelah adanya COVID-19 ini, karena dalam diskusi itulah kita bisa mencetak diri kita baik secara intelektual dan emosional,” imbuhnya.

Di tengah padatnya kesibukan Handy untuk “narik” dan kuliah, ia juga tetap aktif mengikuti organisasi baik internal dan eksternal kampus. Lulusan Terbaik S1 Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut mengungkapkan, semasa studi, ia aktif dalam Lembaga Ilmu Sosial Humaniora dan Bisnis Unair (LISHB), beberapa penelitian dosen serta menjadi pendamping Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini