Adapun peserta yang dipilih yakni 10 orang yang telah melalui proses seleksi dengan masa program enam bulan hingga satu tahun. Luarannya, dapat menghasilkan petani milenial yang melakukan usaha tani pada umumnya maupun dapat bergabung pada aspek pemasaran dan pengolahannya saja.
Profesi petani smemiliki keunggulan tersendiri yakni adanya kebebasan sehingga sesuai dengan jiwa generasi muda. Contoh fasilitas yang disiapkan IPB University yakni fasilitas lahan, pendampingan, permodalan, teknologi dan informasi serta pasar yang semua dibentuk dalam suatu model terintegrasi dari hulu ke hilir.
Nantinya, unit usaha tani yang dikembangkan tersebut sudah dapat berjalan walaupun belum bisa masif. Berkaitan dengan ekosistem digital, IPB University mencoba untuk membangun ekosistem bisnis yang sesuai bagi calon petani muda. Sehingga tidak terbatas pada pelatihan dan pelepasan saja.
Misalnya dengan penggunaan big data, IPB University dapat memprediksikan jumlah supply dan kebutuhan lahan serta CEO yang dibutuhkan di suatu desa sehingga dapat memenuhi demand yang ada.
Program lain yakni One Village One Innovation juga turut dikembangkan untuk pengembangan produk olahan yang mudah diaplikasikan di lapangan.
(Vitrianda Hilba Siregar)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik