Aplikasi tersebut juga dilengkapi dengan fitur notifikasi getar untuk mengingatkan Teman Tuli ketika mereka sudah mendekati stasiun yang dituju.
“Teman Tuli juga kerap mengalami kesulitan saat berkomunikasi dengan Teman Dengar ketika menghadapi masalah saat menggunakan KRL, mengingat tidak banyak Teman Dengar yang mampu berbahasa isyarat," katanya melalui siaran pers, Selasa (24/11/2020).
Untuk mengantisipasi hal tersebut, mereka juga merancang fitur Bahasa Isyarat Indonesia atau Bisindo, yang dikemas dalam bentuk gambar beranimasi dan video. Dengan demikian akan memudahkan komunikasi antara Teman Tuli dengan Teman Dengar.
Baca Juga: Halo Mahasiswa, Sudah Siap Kembali Kuliah Tatap Muka Mulai 2021?
Grace menambahkan, untuk menyiapkan konten gambar dan video yang ada pada fitur Bisindo di aplikasi Muter, Tim Mahasiswa UI bekerja sama dengan Pusat Bahasa Isyarat Indonesia.
“Untuk memudahkan komunikasi dan penyebaran informasi, kami juga menyediakan fitur group chat dan berita terintegrasi. Dengan demikian, Teman Tuli akan memperoleh informasi cepat dan terkini dari pengguna commuter line lainnya. Kami juga memberikan kemudahan dalam menggunakan aplikasi. Para pengguna tidak perlu membuat akun saat menggunakan layanan aplikasi ini,” kata Nandhika.