
Seperti diketahui, The Godfather of Broken Heart atau Bapak Patah Hati Nasional. Istilah itu disematkan lantaran Didi Kempot kerap membawakan lagu bertema patah hati.
Didi Kempot menilai jika julukan itu bermula saat para pendengar memahami maksud lagu yang dibawakan. Termasuk saat lagu soal patah hati itu diciptakan oleh musisi 52 tahun ini. Sekalipun jika bahasa yang digunakan adalah Jawa dan bukan Indonesia.
Baca Juga : Didi Kempot: Lagu Cidro itu Adalah Cerita Hidup Saya
"Saya akui lagu cinta itu paling banyak laku. Apalagi hasilnya yang galau dan patah hati. Ternyata banyak juga anak muda yang ngerti bahasa Jawa. makanya mungkin tercetus Sad Boy dan Sad Girl," kata Didi dalam channel YouTube milik Ghofar Hilman yang diakses Okezone.
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik