UN Dihapus, Ikatan Guru: Memang Tidak Ada Manfaatnya

Yohana Artha Uly, Okezone · Rabu 11 Desember 2019 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 11 65 2140689 un-dihapus-ikatan-guru-memang-tidak-ada-manfaatnya-wbK8dWotF1.jpg Ilustrasi Ujian Nasional. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim menyebut, Ujian Nasional (UN) tidak memberikan manfaat bagi siswa, sehingga sudah tepat untuk dihapuskan dari sistem pendidikan Tanah Air. Pemerintah memang berencana menghapus UN mulai tahun 2021.

Baca Juga: Komisi X DPR Panggil Mendikbud Nadiem Besok, Bahas Penghapusan UN

"UN ini hanya buang-buang anggaran, tidak mengukur apapun dan tidak ada tindak lanjutnya dari ukuran-ukuran itu. Jadi UN ini tidak ada manfaat sama sekali," ungkapkan saat dihubungi Okezone, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Ujian Nasional

Menurutnya, UN malah memberikan dampak negatif bagi para siswa karena tekanan psikologis akibat harus lulus. "Siswa hanya merasakan tekanan, kemudian hasil UN juga tidak bisa digunakan untuk apapun, tidak ada gunanya," tekannya.

Baca Juga: Gebrakan Menteri Nadiem, UN Dihapus dan Sistem Zonasi Lebih Fleksibel

Dampak negatif lainnya, lanjut Ramli, malah berpotensi menimbulkan tindakan kecurangan, lantaran siswa akan menggunakan beragam cara untuk lulus. Di sisi lain, tujuan belajar menjadi tidak maksimal karena siswa hanya fokus untuk lulus bukan memahami konsep dari ilmu tersebut.

"Orang-orang pada belajar bagaimana lulus ujian, bukan bagaimana menjadi lebih baik, memiliki kualitas yang lebih baik, atau memiliki perilaku yang baik, tapi yang penting lulus ujian," katanya.

Ramli menyatakan, UN hanya menguntungkan bagi para penyedia jasa belajar nonformal atau bimbel (bimbingan belajar), bukan bagi siswa. "Karena modelnya hanya bagaimana siswa menjawab soal dnegan tepat, bukan bagaimana memahami," ujar dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini