Pengubahan abu layang menjadi geopolimer menghasilkan produk bernilai tambah relatif rendah, namun mampu menyerap abu layang dalam jumlah yang sangat besar. Dari geopolimer ini dapat dihasilkan produk untuk kebutuhan bahan bangunan.
“Produk terapan dari geopolimer ini salah satunya adalah paving yang dalam pembuatannya bekerja sama dengan dosen dari Departemen Teknik Sipil,” ujarnya.
Penggunaan abu layang sebagai bahan baku paving ini digunakan sebagai pengganti semen yang dalam produksinya banyak melepaskan karbon dioksida yang berdampak pada pemanasan global.
(Fakhri Rezy)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik