JAKARTA – Jamur tiram putih merupakan bahan pangan sehat dan alternatif pengganti daging. Tidak heran jika budidaya jamur tiram putih tengah menjadi perhatian. Pasalnya, jamur tiram putih memiliki nilai ekonomis tinggi untuk keperluan konsumsi.
Namun yang menjadi kendala terkadang adalah penanamannya. Jangan khawatir, Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) yang diketuai oleh Dosen FMIPA UI Retno Lestari berhasil memberikan solusi, yakni menyulap limbah agrikultur menjadi media tanam jamur tiram putih.
Baca Juga: Mau Hasilkan Uang dari Youtube? Buat Konten yang Kamu Suka!
Program inovatif yang diberinama Mikoponik ini merupakan suatu istilah yang dibuat untuk menyebut sistem budidaya jamur yang sedang dikembangkan oleh Tim Pengmas FMIPA UI.
“Program mikoponik dilakukan di Desa Bojong Koneng karena desa tersebut merupakan daerah yang cocok untuk budidaya jamur," ujar Retno seperti dilansir situs UI, Selasa (1/10/2019).