Selain itu, menurut Supadmi, anaknya ternyata juga memiliki gagasan tersendiri yang ingin diwujudkan ketika nanti berkuliah di jurusan itu.
“Sekali waktu Ananda pernah bercerita saat mempelajari Astronomi di SMA, ia menyadari tentang energi surya sebagai sumber daya alternatif. Dengan masuk Teknik Elektro ingin belajar membuat mesin yang bisa mewujudkan gagasan itu,” paparnya.
Hal yang sebenarnya sempat dikhawatirkan Supadmi ketika anaknya diterima kuliah adalah masalah biaya. Meskipun anaknya diterima dengan status mahasiswa Bidikmisi, ia tetap merasa belum cukup untuk menutupi seluruh biaya hidup selama berkuliah.
“Utamanya yang paling khawatir adalah masalah tempat tinggal. Saya dengar untuk kos paling murah di sana mencapai Rp500 ribu per bulannya,” keluhnya.
Namun, kekhawatiran Supadmi sirna setelah anaknya menjadi sorotan publik karena raihannya tadi. Ia akhirnya bisa bernafas dengan lega karena banyak tawaran bantuan berdatangan dari berbagai pihak, dari beasiswa hingga tempat tinggal, datang kepada anaknya.
“Saya menyampaikan rasa terima kasih sebesar-besarnya atas kepedulian kepada Ananda. Semoga kelak ia bisa sukses sehingga bisa membanggakan bangsa dan memperbaiki kehidupan keluarga,” pungkasnya.
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik