Dia menyatakan, perserta tunanetra terbanyak yang melaksanakan ujian yakni di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sebanyak 16 peserta. Kemudian, di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dengan 12 pesera tunanetra.

Berdasarkan kelompok ujiannya, peserta disabilitas tunanetra terbanyak mengikuti kelompok Soshum yaitu 63 peserta dan Saintek sebanyak 7 peserta.
"Peserta sepertinya sudah mempertimbangkan kalau di bidang Saintek akan menggunakan waktu yang cukup panjang (menjawab soal), sehingga lebih mengambil soshum," kata dia.
Adapun Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) memfasilitaskan UTBK untuk peserta tunanetra menggunakan metode screen reader. Nantinya, tulisan yang terjemahkan menjadi audio oleh sistem.