Mengidolakan BJ Habibie
Moses sendiri mengaku mengidolakan sosok Presiden ketiga Indonesia BJ Habibie. Memurutna, sosok Habibie dinai sebagai seorang yang sanga pandai dan jenius.
"Bapak BJ Habibie adalah seorang yang sangat pandai dan jenius. Beliau berkesempatan menimba ilmu di luar negeri dan beliau membawa ilmunya kembali ke Indonesia untuk membangun Indonesia. Saya ingin seperti dia,” katanya.
Berkaca pada sosok Habibie, dirinya juga selain belajar mengikuti berbagai macam aktivitas diluar rumah seperti main Basket.
"Namun sebagian besar waktu saya adalah latihan untuk seleksi tim Olimpiade Indonesia dalam International Olympiad in Informatics. Sekarang saya bisa lakukan sendiri karena banyak website untuk belajar mandiri. Saya juga sering menjadi pembicara untuk sharing mengenai peran matematika dalam banyak aspek kehidupan, tentang riset game theory saya, dan lainnya,” katanya.
Sementara itu, Head of School JIS Tarek Razik mengatakan, kiprah Moses dengan berbagai pencapaian di tingkat dunia dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk tidak pernah berhenti meraih yang terbaik.
“Dan tentu saja, dalam perjalanan meraih prestasi, mereka juga harus melihat lebih dekat problem yang dihadapi masyarakat dan aktif menemukan solusi untuk kehidupan yang lebih baik bagi sesama,” katanya.
Sebagai informasi, Moses Mayer siswa Jakarta Intercultural School (JIS) berhasil mengharumkan nama Indonesia di sejumlah kompetisi bergengsi di bidang bahasa, matematika, sains, robotika, informatika dan komputasi dunia.
Tak hanya pada tahun ini saja, Moses sudah berprestasi sejak masih di sekolah dasar hingga saat ini di kelas 12.
Dia memenangkan banyak penghargaan olimpiade maupun kompetisi matematika serta informatika atau computer science di tingkat nasional maupun internasional, di antaranya medali emas OSN, medali emas National Olympiad in Informatics di Singapura, medali perunggu Internasional Olympiad of Metropolises di Moscow, medali perunggu di Junior Balkan Mathematics Olympiad di Romania, hingga medali-medali dan penghargaan bidang matematika maupun bidang informatika di Cina, Kazakhstan, Hong Kong dan lainnya.
Moses sendiri telah menerima tawaran untuk kuliah di kampus-kampus top kelas dunia. Lima kampus yang masuk dalam jajaran Ivy League dan siap menyambutnya adalah Harvard University, Princeton University, Yale University, Cornell University dan University of Pennsylvania. Selain itu, M.E.T UC Berkeley, UCLA, University of Michigan dan Carnegie Melon University juga telah menerima Moses untuk belajar di kampus mereka.
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik