Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

10 Ilmuwan Wanita Luar Biasa di Dunia

Okky Wanda lestari , Jurnalis-Rabu, 27 Februari 2019 |07:55 WIB
10 Ilmuwan Wanita Luar Biasa di Dunia
Cecilia Payne (Foto: Wonderlist)
A
A
A

7. Maud Leonora Menten

Seorang dokter ilmuwan Kanada, Keahliannya adalah kinetika enzim dan histokimia. Dia melakukan pekerjaan yang luas dalam penelitian medis dan biokimia di awal abad kedua puluh. Sebagian besar pekerjaannya adalah penelitian medis, tetapi ia didirikan berdasarkan keahliannya dalam biokimia dan ia membuat beberapa kontribusi penting sebagai ahli biokimia. Menten mengembangkan persamaan untuk memodelkan dan memprediksi laju reaksi yang digerakkan oleh enzim.Pada tahun 1998, ia secara anumerta dilantik menjadi Hall of Fame Medis Kanada. Port Lambton, Kanada, tempat Menten lahir, memasang plakat perunggu peringatan tentang dirinya pada 2015.

6. Lovelace

Lovelace adalah ahli matematika dan penulis bahasa Inggris. Dia adalah orang pertama yang mengenali bahwa mesin komputasi yang dibuat Charles Babbage memiliki aplikasi di luar perhitungan murni, dan menerbitkan algoritma pertama yang dimaksudkan untuk dilakukan oleh mesin seperti itu. Selain itu, dia dianggap sebagai programmer komputer pertama. Dia sangat pandai dalam keterampilan analitik sehingga Babbage memanggilnya "Enchantress of Number".

Baca Juga: Isaac Newton, Anak Petani yang Jadi Bangsawan

5. Marguerite Perey

Dia adalah eorang fisikawan Prancis. Dia adalah murid Marie Curie. Marguerite Perey menemukan unsur kimia francium pada tahun 1939. Francium adalah unsur terakhir yang pernah ditemukan dalam sumber alami.

Perey menghabiskan satu dekade untuk menyaring actinium dari semua komponen bijih uranium lainnya. Perey pertama kali memperhatikan bahwa actinium yang dimurnikannya memancarkan radiasi tak terduga. Setelah mempelajari lebih lanjut, dia dapat mengisolasi elemen baru ini yang dia beri nama "francium" untuk Perancis. Francium adalah elemen alami yang terakhir ditemukan, dan paling tidak stabil dari semua elemen alami.

4. Esther Lederberg

Seorang ahli mikrobiologi Amerika, dia mengembangkan teknik-teknik dasar yang telah banyak membantu para ilmuwan memahami bagaimana gen bekerja. Kontribusinya termasuk penemuan virus bakteri λ, transfer gen antara bakteri dengan transduksi khusus, pengembangan pelapisan replika, dan penemuan faktor kesuburan bakteri F.

Prestasi besar pertama Esther adalah penemuan fag lambda saat menyelesaikan doktornya pada tahun 1950. Selain menemukan fag lambda, Esther menemukan teknik pelapisan replika. Diciptakan olehnya pada tahun 1951, metode ini memungkinkan para ilmuwan untuk mereplikasi koloni bakteri pada serangkaian lempeng agar dengan konfigurasi spasial yang persis sama.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement