Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Marak Berita Hoaks, Masyarakat Wajib 'Melek Media'

Ade Rachma Unzilla , Jurnalis-Kamis, 17 Januari 2019 |13:15 WIB
Marak Berita Hoaks, Masyarakat Wajib 'Melek Media'
Dosen Universitas Muhammadiyah Malang Nurudin (Foto: Dok. UMM)
A
A
A

Tentu saja, sambung Nurdin, beredarnya hoaks di mana-mana juga membuat suasana saling membenci, mencaci, dan menghujat antar sesama. Media sosial telah mengancam disintegrasi bangsa. Bahkan, telah menciptakan komunikasi di masyarakat berjalan dengan tidak tulus, katanya.

Sementara itu, penyebaran hoaks bisa dilakukan siapa pun. Tak dipungkiri, masyarakat tengah dimabuk dan dimudahkan dengan teknologi. Mayoritas menyebarkan berita bukan berdasarkan benar-salahnya. Melainkan sesuai dengan kecenderungan dirinya.

“Otak kita seringkali kalah cepat dari jempol kita. Apalagi di tengah situasi politik saat ini, tidak bisa dipungkiri hoaks menjadi sangat politis,” ungkapnya.

hoax

Untuk itu, Nurudin berpesan kepada seluruh masyarakat untuk ‘melek’ media. Melek media yang dimaksud adalah sadar bahwa media selalu punya dampak yang negatif. Jika sudah sadar, otomatis akan cenderung berhati-hati.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement