Di samping itu, data BPS tahun 2017, menunjukkan bahwa lulusan SMA mendominasi unskilled labour di Indonesia. Sebanyak 74% tenaga konstruksi merupakan level pekerja tukang atau pembantu tukang.

"Iya nanti bisa (bekerja di perusahaan konstruksi) mereka itu kesulitan cari orang. Jadi saya sampaikan misalnya Unbraw dia mensertifikasi calon insinyur kemudian mensertifikasi diambil sendiri 100 orang dia membiayai sendiri. Jadi mereka sangat membutuhkan ini," ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (27/12/2018).
Basuki menambahkan, Politeknik sendiri nantinya akan dibuka pendafatarannya pada tahun ajaran baru 2019. Ditargetkan ada 150 peserta didik baik dari jalur beasiswa ataupun umum ketika pendaftaran pertama dilakukan.
"Harapannya bisa langsung dikirim ke daerah. Penempatannya nanti bisa selain di PU bisa dengan BUMN lain, karena mereka juga kesulitan cari orang," ucapnya.