"Maka itu, kita (pemerintah) akan terus melakukan sejumlah perbaikan dan penataan SMK di Indonesia," ujarnya.
Dia menjelaskan dalam aspek partisipasi kerja lulusan SMK, menurut data Satuan Kerja Nasional (Sakernas) 2014-2018, pada pendataan Agustus maupun Februari selalu mengalami kenaikan tiap tahunnya.
"Jika pada Agustus 2015, tercatat angka partisipasi kerja lulusan SMK berada di angka 10.837, maka pada Agustus 2018 berada di angka 13.682. Sedangkan penghitungan pada Februari 2015, jumlahnya terus naik hingga pada Februari 2018. Jadi, angka partisipasi kerja lulusan SMK dari 11.800, menjadi sebesar 14.545 pada 2018," jelasnya.
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik