“Padahal, faktor manusia memegang peranan penting pada interaksi antara pengemudi dengan mobil. Sedangkan manusia memiliki peluang untuk menyebabkan kesalahan,” ujarnya yang dikutip Okezone dari website ITS, Selasa (2/10/2018).
Baca Juga: Presiden Jokowi: Mobil Listrik Itu Barang Langka dan Eksotis
Evaluasi keandalan pada desain mobil ini dianggap perlu dilakukan untuk memitigasi terjadinya human error.
“Ruang kemudi harus dirancang agar pengendara dapat mengatur eye-off road timing pola dan frekuensi mengemudi,” ujarnya
Analisis keandalan manusia ini dilakukan dengan menggunakan metode Human Error Assessment and Reduction Technique (HEART). Setelah dilakukan perhitungan, sambung Reza, sapaannya, nilai human error probability kemudian dilanjutkan dengan perhitungan nilai keandalan manusia pada proses mengemudi mobil listrik Ezzy.