Dalam momen memperingati Hardiknas, Minhajul berharap terjadi proses kemajuan pendidikan secara terus menerus dan berkelanjutan serta adanya kesadaran pentingnya pendidikan oleh semua kalangan masyarakat. Selain itu, menurutnya, pendidikan bermutu merupakan tanggungjawab bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah tdan masyarakat sendiri.
"Harapannya terjadi sinergitas kerjasama yang baik antara pelaksana pendidikan dalam hal ini pemerintah pusat dan daerah dengan pengguna layanan pendidikan masyarakat. Jadi pemerintah, sekolah dan masyarakat bersinergi. Masyarakat disini termasuk industri, karena tanpa dukungan dari masyarakat sulit untuk anak-anak berhasil dengan baik," paparnya.
Ia menuturkan, secara umum kesadaran akan pentingnya pendidikan di NTB sudah cukup, terlebih pada pendidikan agama. Namun menurutnya, ada beberapa catatan yang kontraproduktif dengan upaya pemahaman pentingnya pendidikan itu sendiri.
"Banyak terjadi di masyarakat yang menikahkan anak di usia dini. Ini kebanyakan di Sumbawa. Masih SMP dan SMA sudah dinikahkan akhirnya pendidikan anak terganggu dan tidak lanjut ke perguruan tinggi," tuturnya.
Dengan kondisi demikian, maka angka putus sekolah menjadi tinggi. Ia mengatakan, pihaknya terus menerus melakukan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya pendidikan untuk mengurangi angka putus sekolah ini. (per)