Tertarik Beasiswa LPDP? Ini 10 Tips Lolos Leaderless Group Discussion

Susi Fatimah, Okezone · Sabtu 27 Januari 2018 18:10 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 26 65 1850789 tertarik-beasiswa-lpdp-ini-10-tips-lolos-leaderless-group-discussion-jk33jZeFZE.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Salah satu tahapan penting dan krusial selama seleksi substansi memperebutkan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) adalah Leaderless Group Discussion (LGD).

"Untuk persiapan essay on the spot dan LGD, setiap hari saya membaca koran nasional dan lokal, membaca majalah, nonton berita dan memantau berita online. Selain itu, saya petakan 10-15 isu dalam sehari. Memang terkesan ribet, tapi itu yang saya lakukan demi kelulusan saya di seleksi substansi," tutur Penerima Beasiswa LPDP 2017 Program Magister Luar Negeri, Shulhan Rumaru, kepada Okezone, baru-baru ini.

Shulhan menjelaskan, LGD adalah tahap seleksi ketiga dalam keseluruhan tahapan seleksi substansi, bentuknya berupa diskusi kelompok yang tidak lebih dari 10-15 orang dengan lama durasi waktu 30 menit.

Sesaat setelah semua peserta seleksi LGD masuk ruangan, pemantau LGD akan memberikan selembar kertas berisi artikel tentang sebuah isu terkini kepada setiap peserta dan ia akan memberitahukan lama waktu diskusi dan langsung menyerahkan forum ke perserta dan menghitung mundur durasi LGD. Pemantau LGD bisa terdiri dari 2-3 orang dan dilarang berkomunikasi dengan mereka selama LGD berlangsung.

(Baca juga: Tips Jitu Lolos Seleksi Esai Beasiswa LPDP)

Berikut tips dalam menjalani seleksi LGD, seperti diutarakan Shulhan yang telah meraih "tiket" LPDP ke Amerika Serikat.

1. Persiapkan sebanyak mungkin isu atau materi yang sekiranya akan diujikan. Biasanya, materi diskusi seputar informasi terkini dan tema-tema penting terkait keindonesiaan. Oleh karena itu, jauh-jauh hari kamu sudah membiasakan diri memantau informasi terkini dan memetakan semuanya secara sistematis dan terstruktur.

2. Diskusi dilakukan dalam bahasa Inggris untuk yang tujuan kuliah luar negeri dan menggunakan bahasa Indonesia bagi yang tujuan kuliah dalam negeri. Biasanya dipisahkan antara pelamar LPDP luar dan dalam negeri untuk memudahkan proses LGD.

3. Sebisa mungkin kamu berinisiatif mengambil peran untuk membuka atau menutup LGD sebab itu akan menjadi poin penilaian tersendiri. Saat membuka LGD, upayakan tidak bertele-tele tapi langsung pada inti yaitu berdoa demi kelancaran diskusi sekaligus disambung dengan opini kamu terkait tema yang diberikan. Begitupun menutup LGD, sebisa mungkin kamu rangkum semua opini yang dianggap menjadi kesepakatan normatif selama diskusi sebagai kesimpulannya dan disampaikan secara singkat, padat, dan jelas.

4. Saat ingin memberikan opini, sebaiknya kamu membahas sedikit apa yang dibicarakan peserta sebelumnya lalu disambung opini kamu sendiri.

5. Sebaiknya tidak berbicara lebih dari 2 menit sebab jika berbicara terlalu panjang lebar, maka akan dianggap mendominasi diskusi. Dalam LGD, mendominasi diskusi dianggap nilai minus sebab ini bukan ajang show up siapa kamu, melainkan akan dilihat seberapa jauh kamu mampu mengakomodir pendapat orang lain.

(Baca juga: 4 Tips Lolos Assessment Online Beasiswa LPDP)

6. Tidak ada pendapat salah benar dalam diskusi ini. Yang ada hanyalah setuju dan tidak setuju. Kalau kamu kontra, sebaiknya jangan langsung menyatakan poin kontranya tetapi diawali dengan pujian pada beberapa pendapat teman yang dianggap relevan, lalu disusul poin kontranya. Sebisa mungkin tawarakan solusi jika kontra.

7. Perhatian apa yang disampaikan dan jangan pernah memotong pembicaraan peserta lain. Jika ingin beropini, maka tunggulah sampai peserta lain selesai berbicara, barulah kamu mulai bicara.

8. Etika forum dan kesantunan bahasa sangat diperhatikan dalam LGD. Kamu dilarang keras beropini sampai mencak-mencak lantaran kontra pendapat.

9. Kamu dilarang baperan dalam diskusi bila pendapatnya menuai kontroversi atau ketidaksetujuan peserta lain. Kamu tinggal membalas komentar kontra tersebut dengan bahasa yang santun, argumentatif, dan solutif.

10. Bila kamu kehabisan kota dalam bahasa Inggris untuk menyatakan pendapat, sebaiknya hindari bertanya kepada teman sebab dianggap mengganggu diskusi. Sebisa mungkin persiapkan apa yang akan dibicarakan dengan menulisnya di kertas. Tapi, jangan sampai karena sibuk menulis, kamu tidak memperhatikan teman yang sedang bicara.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini