Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wih, Mahasiswa Ini Membuat Gamelan Khusus Tunanetra

Siska Permata Sari , Jurnalis-Rabu, 07 Juni 2017 |09:04 WIB
<i>Wih</i>, Mahasiswa Ini Membuat Gamelan Khusus Tunanetra
Foto: Dok. UGM
A
A
A

JAKARTA - Kreativitas dan inovasi mahasiswa Indonesia terus berkembang dan berkontribusi terhadap kehidupan sosial di masyarakat. Seperti yang dilakukan sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang membuat gamelan khusus bagi penyandang tunanetra.

Gamelan digital atau E-Gamatuna ini dibuat oleh Fadil Fajeri, Dinar Sakti Candra Ningrum, Muhammad Ali Irham, Sapnah Rahmawati, dan Musfira Muslihat. Ketua tim, Fadil, mengatakan E-Gamatuna ini dibuat sebagai media untuk meningkatkan eksistensi gamelan di masyarakat termasuk kalangan disabilitas seperti tunanetra.

"E-Gamatuna ini diharapkan bisa mengurangi kesulitan penyandang tunanetra untuk belajar dan memainkan gamelan,” kata Fadil seperti yang dilansir dari laman UGM.

Fadil menjelaskan, E-Gamatuna tersusun dari dua bagian utama, yaitu hardware dan software. Alat ini juga dilengkapi sensor finger touch yang terbuat dari aluminium foil. "Sensor finger touch jika disentuh ke grounding akan mengirimkan data ke mikrokomputer dikirim ke software menjadi sebuah nada," jelasnya.

Sensor nada ini, kata Fadil, dipasangkan di tujuh jari tangan. Yaitu empat jari kiri dan tiga jari kanan. Output alat ini mampu mengeluarkan nada dengan notasi kepatihan yang merupakan notasi angka dalam bahasa Jawa.

Selain membantu penyandang tunanetra bermain gamelan, pengembangan E-Gamatuna ini juga bertujuan sebagai upaya promosi kebudayaan tradisional Indonesia. “Adanya E-Gamatuna diharapkan bisa membuat tunanetra ikut serta berkontribusi dalam mempromosikan budaya Indonesia,” tandasnya.(afr)

(Susi Fatimah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement