Advertisement
Advertisement

Siap-siap! Paket C Juga Wajib Ikuti UNBK

Agregasi Jpnn.com , Jurnalis-Kamis, 23 Februari 2017 |08:13 WIB
Siap-siap! Paket C Juga Wajib Ikuti UNBK
Menag dan Walkot Tangsel Tinjau Kesiapan UNBK (Foto: Okezone)
A
A
A

MALANG - Tahun 2017 ini, pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) yang menyelenggarakan program paket C, diwajibkan ikut melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) seperti SMP juga SMA/SMK. Karena itu, para pelajar yang mengikuti program kejar paket C (setara SMA) harus mulai melek teknologi.

Bahkan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah menentukan pasangan pelaksanaan UNBK beberapa PKBM tersebut. Di Kota Malang, sebanyak sembilan PKBM yang terdaftar aktif Kadisdik Kota Malang, Bidang Pendidikan Non Formal Informal (PNFI). Yaitu, PKBM Srikandi, PKBM Paramita, PKBM Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Malang, PKBM Zamzam, PKBM Ashabul Hidayah, PKBM Sabilun Najah, PKBM Kendedes, dan PKBM Kartini, dan PKBM Ki Hajar Dewantara.

”Sembilan PKBM untuk paket C itu bakal UNBK tahun ini untuk kali pertama,” kata Kepala Bidang (Kabid) PNFI Dinas Pendidikan Kota Malang Suyitno seperti mengutip JPNN, Kamis (23/2/2017).

Dia membeberkan, sembilan PKMB tersebut akan melaksanakan UNBK di sembilan sekolah yang memiliki fasilitas. Di antaranya enam SMK dan tiga SMP.

”Untuk sembilan sekolah yang menjadi lokasi tersebut, belum dapat kami publikasikan dulu. Menunggu rapat koordinasi,” ujar dia.

Untuk penyelenggara PKBM, diharuskan melakukan sosialisasi kepada peserta didiknya agar mereka tidak kaget dengan UNBK. Sebab, rata-rata peserta paket C usianya di atas normal untuk ukuran peserta didik setingkat SMA. Menurut Suyitno, penerapan UNBK ini menjadi suatu hal yang harus diikuti.

Sebab, kompetensi dunia pendidikan sekarang memang tidak bisa dipisahkan dengan teknologi. ”Ijazah mereka kan setara SMA/SMK, maka harus memiliki kompetensi minimal bisa menggunakan alat informasi dan teknologi,” ujarnya.

Meskipun ujian digabung dengan sekolah lain, lanjut dia, pelaksanaan UNBK kesetaraan paket C diselenggarakan terpisah. Yaitu pada 15–23 April 2017. Lalu bagaimana untuk paket B (setara SMP)? Belum ada kepastian akan UNBK atau tidak. Lantaran, masih menunggu hasil koordinasi yang dilakukan, besok. ”Harapannya juga bisa mengikuti perkembangan teknologi dengan pelaksanaan UNBK,” ujar dia.

 Sementara itu, Kepala Disdik Kota Malang, Zubaidah mengungkapkan, meskipun mengikuti kejar paket C, peserta harus mampu mengimbangi pendidikan formal. ”Ijazahnya kan sama, kompetensinya juga kalau bisa sama,” tutur dia.

Sebab, saat mereka sudah menuntaskan pendidikan kesetaraan dan melanjutkan bekerja atau perguruan tinggi, kemampuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menjadi sebuah keharusan. ”Nah, dengan UNBK ini, mereka bisa belajar melek IT,” ucapnya.

(Ranto Rajagukguk)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement