Advertisement
Advertisement

Berpendidikan S-1, Kampus Masih Krisis 38.000 Dosen

Iradhatie Wurinanda , Jurnalis-Selasa, 24 Januari 2017 |14:20 WIB
Berpendidikan S-1, Kampus Masih Krisis 38.000 Dosen
Foto: Ilustrasi Okezone
A
A
A

JAKARTA - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, saat ini masih banyak dosen di perguruan tinggi swasta (PTS) yang baru bergelar sarjana. Di sisi lain, jumlah mahasiswa terus bertambah dari waktu ke waktu.

"Idealnya tambah mahasiswa juga tambah dosen. Kita kekurangan sekira 38 ribu dosen ini masih S-1. Ini harus naik ke S-2 karena merupakan problem," tutur Nasir usai rapat kerja bersama Aptisi dan Abptisi, belum lama ini.

Kekurangan dosen tersebut terjadi di bidang kesehatan. Oleh sebab itu, pihaknya akan memberikan mandat ke beberapa perguruan tinggi untuk menyelenggarakan pendidikan program pascasarjana.

"Yang kekurangan program S-2 dan S-3. Ke depan S-2 harus ditingkatkan, supaya yang S-1 bisa terselesaikan. Bidang kebidanan, keperawatan, gizi itu masih kurang," sebutnya.

Selain itu, mantan Rektor Terpilih Universitas Diponwgoro (Undip) itu menambahkan, kekurangan dosen juga disebabkan oleh persebaran SDM yang tidak merata. Di suatu kampus bisa kelebihan dosen, tetapi di kampus lainnya terjadi kekurangan.

"Saat ini rasio dosen dan mahasiswa sudah tidak terlalu jomplang, yaitu di bawah 100, tetapi idealnya 1:40 atau di bawah itu. Jumlah mahasiswa sekira tujuh juta, dan dosennya 250 ribu," pungkasnya.

(Susi Fatimah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement