JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy berencana memoratorium ujian nasional (UN). Kemudian UN akan diganti menjadi ujian sekolah berstandar nasional (USBN).
Terkait rencana moratorium UN, Federasi Guru Serikat Indonesia (FSGI) menyatakan mendukungnya. Mereka pun memaparkan beberapa alasan UN perlu dimoratorium, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Okezone, Senin (12/12/2016).
UN terbukti tidak meningkatkan kualitas pendidikan. Secara pedagogis sendiri, UN telah membuat pembelajaran serta pengajaran menjadi kering.
Lalu karena sesuai standar pendidikan minimal Strata Satu (S-1), dan belum terpenuhnya standar pada sarana dan prasarana pendidikan yang tidak sesuai seluruh wilayah dalam pembuatan soal UN.
Kemudian, UN dinilai memaksanakan diri dengan standar soal yang berindikator sama. Ini merupakan perbuatan yang tidak berkeadilan sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 Pasal 66 Ayat (2).