Oleh sebab itu, dia kemudian menggagas supervisi kepala sekolah secara berkelompok, yaitu dengan dua sampai tiga orang. Hal ini bertujuan setiap kepala sekolah dapat saling mengisi dalam memahami instrumen-instrumen pengawasan.
"Setelah pengamatan selesai, kelompok tersebut menganalisis secara bersama hasilnya, dan membuat kesimpulan serta rekomendasi untuk menyusun program perbaikan kualitas pembelajaran berikutnya," ujarnya.
Nurcahya menyebut, hasil analisis dan refleksi kemudian diteruskan kepada guru yang bersangkutan. "Hasil evaluasi menunjukkan mereka sangat puas dengan kegiatan ini, dan lebih bisa meningkatkan kapasitas guru," tukasnya.
(Susi Fatimah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik