Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kompetensi Kepala Sekolah Pengaruhi Kinerja Guru

Iradhatie Wurinanda , Jurnalis-Selasa, 01 November 2016 |17:46 WIB
Kompetensi Kepala Sekolah Pengaruhi Kinerja Guru
Foto: Ilustrasi Okezone
A
A
A

JAKARTA - Kompetensi guru dalam mengajar masih rendah. Berdasarkan hasil uji kompetensi guru (UKG) 2016, rata-rata nilai yang diraih masih di bawah standar, yakni 53 dari nilai maksimal 100.

Tak hanya guru, rata-rata hasil nilai uji kompetensi kepala sekolah pun masih di angka 45,92 pada 2015. Di tahun yang sama, rata-rata hasil nilai uji kompetensi pengawas secara nasional, yakni 41,49.

"Ujung-ujungnya berakibat pada rendahnya kapasitas siswa. Sehingga pada akhirnya yang jadi korban selalu siswa dan masa depan bangsa ini," tutur Provincial Coordinator USAID Prioritas Sulawesi Selatan, Jamaruddin, dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Selasa (1/11/2016).

Rendahnya kinerja guru tersebut kemudian mendorong seorang pengawas sekolah di Maros, Nurcaya untuk mengorganisasi kepala sekolah supaya mengawasi satu guru pada jadwal yang sudah ditentukan bersama. Sayangnya, upaya tersebut tidak didukung dengan kompetensi kepala sekolah.

"Banyak guru setelah diawasi malah protes dengan nilai yang diberikan. Hasil penilaian supervisi kepala sekolah sering tidak konsisten. Mereka tidak mengetahui aspek-aspek yang dinilai dalam supervisi, misalnya pada pokok melayani perbedaan individu dan indikator-indikatornya," papar Nurcahya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement