Kompetisi Sains Madrasah Siap Digelar di Pontianak

ant, · Jum'at 19 Agustus 2016 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 19 65 1467732 kompetisi-sains-madrasah-siap-digelar-di-pontianak-VxgYEvfosv.jpg (Foto: Dok. Humas Kementerian Agama)

JAKARTA - Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2016 siap untuk digelar. Acara tahunan tersebut akan diselenggarakan pada 23 sampai 27 Agustus 2016. Hal tersebut diutarakan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin.

"KSM kelima tidak sebagaimana penyelenggaraan tahun sebelumnya. Kali ini peserta diikuti siswa sekolah," ungkapnya di Kantor Kemenang, Jakarta, Jumat (19/8/2016).

Dia mengatakan, kebijakan tersebut sesuai dengan hasil kesepakatan Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Tujuannya adalah untuk mengembalikan fungsi kompetisi antarsiswa agar bisa diikuti peserta dari kalangan madrasah dan sekolah umum.

Kesepakatan dua kementerian tersebut menjadikan pelajar dari madrasah di bawah naungan Kemenag dapat mengikuti kompetisi-kompetisi keilmuan yang diselenggarakan Kemendikbud. Begitu juga sebaliknya, siswa sekolah umum dapat mengikuti kompetisi yang diselenggarakan Kemenag.

Sebelumnya, kemudahan keikutsertaan terhadap ajang-ajang serupa sering tidak dapat diwujudkan. Beberapa waktu lalu, terdapat peristiwa yang merugikan pelajar dari kalangan madrasah. Saat itu, siswa dari tiga madrasah ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Semarang tidak dapat maju ke level lanjut Olimpiade Sains Nasional Provinsi Jawa Tengah.

Siswa madrasah saat itu tidak dapat maju ke OSN karena terganjal peraturan, terutama soal peserta olimpiade keilmuan yang hanya bisa diikuti siswa SD.

Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag, Nur Kholis Setiawan mengatakan, saat ini Kemenag dan Kemendikbud sudah sepakat agar kasus serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang. Kesepakatan itu mulai diterapkan di KSM 2016 dan di OSN penyelenggaraan berikutnya.

KSM 2016 akan diadakan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat dan akan dibuka secara resmi oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (afr)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini