UI Genjot Jumlah Jurnal Ilmiah Internasional

Marieska Harya Virdhani, Okezone · Selasa 16 Agustus 2016 19:48 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 16 65 1465506 ui-genjot-jumlah-jurnal-ilmiah-internasional-F40cvJKv6o.jpg Perpustakaan Universitas Indonesia. (Foto: dok. Okezone)

DEPOK - Universitas Indonesia (UI) dinobatkan sebagai perguruan tinggi dengan jumlah dan kualitas publikasi internasional terbaik di Indonesia dalam puncak peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke- 21 Tahun 2016 di Solo. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Mohamad Nasir kepada Rektor UI Muhammad Anis.

Penghargaan tersebut didasarkan atas pencapaian UI akan jumlah publikasi ilmiah internasionalnya yang terbanyak dan terus meningkat pada periode 2011-2015. Pada 2015 tercatat 605 publikasi telah terindeks Scopus – sebuah database bibliografi dunia yang berisi abstrak dan kutipan untuk artikel jurnal akademis.

Kepala Kantor Komunikasi dan Informasi Publik UI Rifelly Dewi Astuti mengatakan, sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan publikasi ilmiah internasional demi kemajuan bangsa, UI telah meningkatkan jumlah jurnal ilmiah internasional dan telah menempatkan riset serta publikasi ilmiah sebagai bagian utama dalam kegiatan universitas. Selain menjadi representasi mutu pendidikan, jumlah publikasi internasional juga dapat menjadi indikator akan pertumbuhan inovasi dan ilmu pengetahuan di suatu negara.

"Untuk itu, pada 2016, UI telah menargetkan peningkatan jurnal ilmiah internasional hingga mencapai 1.500 karya. Sejumah langkah nyata telah UI lakukan untuk mencapai target di antaranya meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian, meningkatkan medium publikasi ilmiah baik dalam bentuk jurnal maupun lainnya yang berskala internasional hingga meningkatkan kualitas dan kualitas konferensi internasional di mana UI berperan sebagai tuan rumah," kata Rifelly kepada wartawan, Selasa (15/8/2016).

Berdasarkan data yang dirilis oleh SCImago Lab (www.scimagojr.com) – sebuah lembaga yang mengelola laman pemeringkatan publikasi ilmiah internasional, Indonesia berada pada urutan ke-57 dengan jumlah publikasi 39.719 judul. Indonesia tertinggal jauh dari negara ASEAN lainnya seperti Singapura yang berada di urutan ke-32 dengan 215.553 publikasi dan Malaysia yang berada di peringkat 35.

UI pun mendorong para sivitas akademika khususnya ribuan dosen untuk terlibat secara aktif dalam penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan sesuai dengan bidang keilmuannya masing-masing. Saat ini tidak kurang dari 500 dosen UI merupakan merupakan peneliti aktif yang memiliki reputasi diakui dunia internasional.

"Diharapkan penghargaan ini dapat senantiasa memotivasi para peneliti untuk dapat terus aktif berkarya sehingga membawa Indonesia menuju bangsa yang mandiri dan berdaya saing global," tutup Rifelly.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini