Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hari Pertama Sekolah, Mendikbud Surati Kepala Daerah se-Indonesia

Afriani Susanti , Jurnalis-Rabu, 13 Juli 2016 |17:17 WIB
Hari Pertama Sekolah, Mendikbud Surati Kepala Daerah se-Indonesia
Ilustrasi : (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Hari pertama sekolah akan dimulai pada 18 Juli mendatang. Melihat pentingnya hari pertama sekolah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan pun berkirim surat kepada seluruh kepala daerah di Indonesia.

Dalam surat edaran nomor 4 tahun 2016 mengenai Hari Pertama Sekolah (HPS) itu, Anies mengkampanyekan pentingnya Hari Pertama Sekolah dan mengajak para orangtua mengantarkan anaknya di hari pertama sekolah tersebut.

"Hari pertama sekolah adalah momen untuk mendorong interaksi antara orangtua dengan guru di sekolah. Dengan begitu, sekolah perlu berkomitmen untuk mengawal pendidikan anak setahun ke depan," ujar Anies dalam surat edarannya.

Kampanye hari pertama sekolah, kata Anies, juga bertujuan untuk meningkatkan kepedulian serta keterlibatan publik dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Karena itu, tak hanya mengajak orangtua mengantar anak mereka, Anies juga mengimbau kepada seluruh kepala daerah untuk mendukung kampanye Hari Pertama Sekolah.

"Bentuk dukungan kepala daerah di antaranya mendorong aparatur sipil daerah untuk mengantar anak ke sekolah di hari pertama sekolah serta memberikan dispensasi dapat memulai kerja setelah mengantarkan anak ke sekolah serta

menyampaikan pesan kepada instansi swasta daerah supaya memberikan dispensasi bagi karyawannya agar bisa mengantarkan anak mereka ke sekolah," papar Anies.

Kepada para gubernur serta bupati dan walikota se-Nusantara, Anies juga berpesan

agar mendukung sekolah untuk menyambut siswa baru serta berinteraksi dengan orangtua. Selain itu juga dia juga mengimbau untuk menyebarluaskan pesan Hari Pertama Sekolah kepada publik seluas-luasnya.

Sebelumnya, Anies mengimbau agar para orangtua turut mengantar anak mereka di hari pertama sekolah mengingat itu adalah hari bersejarah bagi para siswa tersebut. Pasalnya, selama ini, orangtua cenderung sekadar melepas anak mereka di gerbang sekolah dan menyerahkan proses pendidikan sepenuhnya kepada sekolah dan guru.

"Mari membuat pengalaman berkesan bagi anak-anak di hari pertama sekolah. Tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang baik. Jadi, orangtua tetap harus tergerak untuk melakukan interaksi dengan kepala sekolah dan guru. Kalau ada undangan, datanglah suami istri. Jadilah orangtua yang tahu perkembangan pendidikan anak-anak sejak hari pertama sekolah," ujar Anies.(afr)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement