Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dukungan Pemerintah dalam Riset Sangat Krusial

Afriani Susanti , Jurnalis-Jum'at, 19 Februari 2016 |12:18 WIB
Dukungan Pemerintah dalam Riset Sangat Krusial
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Semakin besar dukungan negara terhadap dunia riset, maka negara tersebut pun akan makin maju dan berdaya saing. Namun, pola ini belum terlihat di Tanah Air.

Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemristekdikti, Dr Muhammad Dimyati menjelaskan, ada beberapa faktor yang membuat penelitian di Indoensia belum berkembang pesat.

"Pertama yaitu karena jumlah peneliti kita di Indonesia jumlahnya masih sedikit. Kemudian sarana dan prasarana yang ada di Tanah Air juga masih terbatas. Terakhir, faktor pendanaan yang masih rendah," ungkapnya di Gedung Dikti, Jakarta, Jumat (19/2/2016).

Tentang pendanaan, kata Dimyati, setiap tahun pihaknya menerima sekira 30 ribu proposal penelitian. Namun hanya sekira 13 ribu yang akhirnya bisa didanai.

"Itu kita anggarkan menggunakan APBN," tambahnya.

Menurut Dimyati, peran pemerintah dalam mendorong penelitian di Indonesia sangatlah penting. Karena di beberapa negara maju, dukungan pemerintah terhadap dunia riset sangatlah besar.

"Seperti di Korea, lima persen dari Posisi Devisa Netto (PDN) mereka digunakan untuk riset. Dukungan pemerintah di negara-negara lain juga sangat kuat," tambahnya.

Di sisi lain, dukungan sektor industri juga dibutuhkan. Saat ini, 59 persen sektor industri hampir tidak pernah melakukan kerjasama dengan peneliti maupun pihak perguruan tinggi. Akibatnya, banyak industri yang tidak menggunakan hasil penelitian kampus.

"Ini memprihatikan. Padahal 60 persen pelaku industri mengatakan bila peran teknologi hasil riset itu sangat penting dalam meningkatkan daya saing," ujarnya.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement