Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

11 Kampus Nonaktif Minta Ditutup

Iradhatie Wurinanda , Jurnalis-Senin, 28 Desember 2015 |17:32 WIB
11 Kampus Nonaktif Minta Ditutup
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Sejak mencuat September lalu, angka kampus bermasalah dan dalam pembinaan Kemristekdikti terus menurun. Dari 243 kampus, hari ini, tercatat tinggal 42 perguruan tinggi dengan status dalam pembinaan.

Dirjen Kelembagaan dan Pendidikan Tinggi Kemristekdikti, Patdono Suwignjo usai acara refleksi setahun Kemristekdikti menjelaskan, ke-42 kampus nonaktif tadi masih terus dipantau.

"Tapi 11 dari jumlah tersebut sudah lempar handuk yang artinya sudah menyerah dan minta izin untuk dicabut saja izinnya," ucap Patdono di Gedung Dikti, Jakarta, Senin (28/12/2015).

Patdono menuturkan, 21 kampus lainnya juga yang sedang menunggu rekomendasi dari Kopertis apakah dicabut atau dibuka sanksinya. Dia mengklaim, sudah membentuk delapan tim untuk memberi pendampingan kepada 42 perguruan tinggi tersebut.

"Sisanya ada 10 itu dalam keadaan konflik yayasan. Kalau konflik, Kemristekdikti tak bisa berbuat apa-apa lantaran harus menunggu keputusan pengadilan," terangnya.

Sementara untuk perguruan tinggi yang melakukan jual beli ijazah, Patdono menegaskan tak ada ampun dan akan menyerahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement