Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menyapa Negeriku dan Percikan Semangat Pendidikan di Maratua

Rifa Nadia Nurfuadah , Jurnalis-Jum'at, 04 Desember 2015 |14:30 WIB
Menyapa Negeriku dan Percikan Semangat Pendidikan di Maratua
Ali Ghufron ikut serta dalam tari tradisonal di Maratua. (Foto: Rifa Nadia/Okezone)
A
A
A

Peserta Menyapa Negeriku, diwakili Dirjen SD Iptekdikti Prof Ali Ghufron Mukti,            memberikan bantuan buku bacaan ke sekolah-sekolah di Pulau Maratua, Kaltim.             (Foto: Rifa Nadia/Okezone)

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Berau Eddy Dharmawan menyampaikan, persoalan pendidikan di Kabupaten Berau adalah persebaran penduduk yang tidak merata. Sejak 2008 sendiri, pemerintah menggelontorkan akses wajib belajar 12 tahun.

"Anak-anak di sini sudah tidak bayar untuk sekolah. Dan guru-guru SM3T akan memberikan inspirasi bagi guru lain serta mendorong masyarakat untuk tidak putus belajar. Semoga SM3T dan Menyapa Negeriku akan terus berlanjut di masa-masa mendatang," pungkas Eddy.

Melalui Menyapa Negeriku, Kemristekdikti mengajak 44 orang berkunjung ke penjuru Nusantara. Selama sekira sepekan, mereka berbagi inspirasi dan menularkan berbagai pengetahuan kepada pelajar di daerah pengabdian guru-guru SM3T. (ira)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement