MARATUA - Sinar matahari begitu menusuk kulit, namun sejumlah siswa SDN 04 Pagi Teluk Alulu, Maratua, Berau, Kalimantan Timur, itu tidak menghiraukannya. Tanpa beralas kaki, mereka begitu semangat mempersembahkan Tari Daling, sebuah tari penyambutan tamu.
Jumat (4/12/2015) siang ini tamu yang datang adalah Dirjen SD Iptekdikti-Kemristekdikti Prof. Ali Ghufron Mukti. Bersama rombongan dari Kemristekdikti, Ghufron mengunjungi para peserta program Menyapa Negeriku di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Menyapa Negeriku sendiri adalah sebuah apresiasi yang diinisiasi oleh Kemristekdikti untuk guru-guru Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM3T).
Salah satu guru SM3T, Latifah, menyampaikan rasa terima kasihnya atas keberadaan program Menyapa Negeriku. "Ini merupakan apresiasi atas pengabdian para guru SM3T. Terima kasih, karena melalui program Menyapa Negeriku, jerih payah kami dalam pendidikan di daerah terluar Indonesia dihargai dan diperhatikan," ujar Latifah.
Sementara itu, peserta Menyapa Negeriku, Lenny, mengaku sangat beruntung bisa berada di salah satu tempat terindah di Indonesia sambil mewujudkan kepedulian atas dunia pendidikan.
"Peran SM3T memang tidak bisa digantikan. Kiprah dan pengabdian mereka memantik semangat kami untuk berbagi dengan adik-adik pelajar di Maratua," ujar Lenny.
Selain Lenny, peserta Menyapa Negeriku di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur adalah Tedi Kartino, M Iqbal Tawakal dan Achmad Mushonnifil Azizy (Afi). Selama di Berau, mereka berbagi ilmu sesuai keahlian masing-masing. Tedi adalah pendongeng, Iqbal ahli dalam berbagai bidang seni, Lenny merupakan penulis, sedangkan Afi adalah seorang videografer.