"Melakukan hubungan seks memang manusiawi tapi kan ada waktunya. Saya enggak mau terjerumus pada tindakan seks bebas, karena beberapa orang di lingkungan saya ada yang seperti itu," terangnya.
Dia mengatakan, meski orangtuanya tidak mengajari tentang pendidikan seks, mereka selalu memberi nasihat kepada Shyerli mengenai tindakan yang benar dan tidak sesuai dengan agama.
"Tentu pelajar perlu pendidikan seks. Karena tanpa tahu apa-apa, kita bisa salah jalan karena dibodohi orang lain," ucapnya.
Pendapat serupa diungkapkan oleh Program Manager CSE, Andre Susanto. Dia tak menampik bahwa ada sebagian remaja yang sudah aktif melakukan aktivitas seksual. Sehingga, dalam hal ini kemampuan bernegosiasi dengan pasangan menjadi sesuatu yang penting.
"Kalau pencegahan yang paling efektif ya jangan melakukan seks berisiko sebelum menikah. Di sini yang perlu ditekankan pada remaja adalah pendidikan seksual tidak melulu tentang seks berisiko dan alat kontrasepsi. Sehingga dalam pendidikan seksual yang komprehensif diharapkan bisa menahan atau menunda melakukan seks berisiko," pungkasnya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik